Verifikasi Lapangan Kampung KB Tingkat DIY di Kampung KB Margo Mulyo Paliyan

Kontributor: Purwadi, SHI & Tri Nurhidayati, SSos (Penyuluh KB Kapanewon Paliyan)

PALIYAN
- Tim verifikasi lapangan Kampung KB tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan kegiatan verifikasi lapangan sekaligus penilaian kegiatan di Kampung KB Margo Mulyo Padukuhan Karangmiri, Kelurahan Mulusan, Kapanewon Paliyan Kabupaten Gunungkidul, pada hari Rabu Legi (25/5).

Kehadiran tim verifikasi yang di Ketua oleh Dra Ita Suryani, MKes, disambut hangat oleh oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Gunungkidul, didampingi oleh Kabid Dalduk KB, Forkompinkap Kapanewon Paliyan, Lurah Mulusan beserta perangkatnya, Ketua Kampung KB Margo Mulyo dan pengurusnya. 

Kehadiran tim verifikasi disambut dengan grup kesenian shalawat lansia. Selanjutnya tim diantarkan untuk melihat kegiatan di masing-masing posko kegiatan dan melihat secara langsung kegiatan di Kampung KB Margo Mulyo. Di mulai dari rumah data kependudukan dan sekretariat Kampung KB, kemudian dilanjutkan Poktan BKL, BKR, BKL dan UPPKA.

Dalam sambutan pada acara seremonial, Supodo, Lurah Mulusan, menjelaskan bahwa program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana) merupakan program BKKBN untuk mewujudkan keluarga berkualitas. "Adanya Kampung KB Margo Mulyo di Padukuhan Karangmiri Kalurahan Mulusan telah membantu untuk meningkatkan kesejahteraan, perekonomian warganya, mengendalikan jumlah penduduk melalui sinergitas program-program pembangunan keluarga berencana dan program lain yang dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat," terangnya.

Setelah sambutan dari Lurah Mulusan, acara dilanjutkan dengan paparan profil Kampung KB Margo Mulyo yang disampaikan oleh Ketua Kampung KB, Widarto. Dalam paparannya Widarto menjelaskan visi Kampung KB Margo Mulyo yakni terwujudnya Kampung KB Margo Mulyo yang maju, sejahtera dan mandiri, dengan misinya, "(1) Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan, kesehatan jasmani dan rohani; (2) Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola potensi alam dan sumberdaya manusia; dan (3) Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun kampungnya, menjunjung tinggi nilai luhur agama dan budaya; dengan motto: mulyo kampunge mulyo rakyate mulyo uripe."

Dalam penjelasan demografi dan program KB dijelaskan bahwa berdasarkan hasil Pendataan Keluarga tahun 2021 bahwa jumlah penduduk Dusun Karangmiri tercatat sebanyak 986 jiwa yang terdiri dari 490 jiwa laki-laki dan jiwa 496 perempuan, dengan jumlah kepala keluarga 317 KK.

Adapun data kesertaan ber-KB di Padukuhan Karangmiri adalah dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 109, jumlah peserta KB- nya sebanyak 96, yang terdiri dari suntik: 37 akseptor, pil: 16 akseptor, dan kondom: 18 akseptor, IUD: 14 akseptor, implan: 6 akseptor, MOW: 5 akseptor dan MOP: 0. Untuk PUS yang bukan peserta KB sebanyak: 13 orang, yang terdiri dari hamil: 6 orang, ingin anak segera (IAS): 7 orang, ingin anak ditunda (IAT): 0 orang, dan tidak ingin anak lagi (TIAL): 0 orang. Terkait program ketahanan keluarga dari jumlah KK: 317 KK di Padukuhan Karangmiri, ada 80 KK yang menjadi yang peserta BKB, 186 anggota BKR, 182 anggota BKL, 47 anggota UPPKA dan 30 menjadi anggota PIK Remaja.

Disampaikan pula pontensi suber daya kampung KB margo Mulyo, dari mulai adanya kader PPKBD dan Sub PPKBD, data penduduk dan keluarga, adanya PLKB/PKB, adanya bidan desa, adanya poktan (BKB, BKR, BKL,UPPKA, PIK-R), dukungan toga dan toma, adanya dukungan pemerintah lklalurahan, dan adanya perkumpulan kegiatan masyarakat. Adapun yang menjadi kendala adalah sarana kesehatan (faskes KB) belum ada, kondisi jalan padukuhan yang kurang memadai, tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah, keterlibatan para stake holder dalam kegiatan di kampung KB masih rendah, tingkat pendidikan kader yang masih rendah, keterlibatan para tokoh dalam setiap kegiatan poktan masih kurang, dan income perkapita masyarakat masih rendah.

Pada acara kesan dan pesan dari tim verifikasi lapangan Perwakilan BKKBN DIY disampiakan oleh ketua rombongan Dra Ita Suryani MKes. "Kegiatan verifikasi lapangan ini dilakukan untuk mencari bukti apa yang sudah disampaikan melalui profil. Jika sudah terbukti ada maka penilaiannya sesuai. Namun ketika di lapangan ditemukan yang belum tertulis dalam profil, maka akan dijadikan tambahan dalam penilaian. Saya berharap dalam kunjungan lapangan ini tim menemukan apa saja kendala dan hambatan dalam pengelolaan kampung KB sehingga bisa menjadi referensi untuk membuat kebijakan bagi Kampung KB ke depannya,” urai Ita.

Terakhir, pelepasan tim verifikasi lapangan Kampung KB dilakukan oleh Panewu Anom Kapanewon Paliyan, Dasno, SSos, dengan menyampaiakan harapan semoga Kampung KB Margo Mulyo Paliyan bisa mendapatkan hasil yang baik. Atau setidaknya kegiatan verifikasi lapangan ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi segenap pengurus Kampung KB Magro Mulyo.(*)

0 Viewers

Post a Comment

0 Comments

The Magazine