Pesan Diah Sunaryanta kepada Bidan Gunungkidul: "Tetap Semangat Melayani, Jangan Lupa Jaga Kesehatan...!"

 Koresponden: Sabrur Rohim, SAg, MSI (BPKB Girisubo, pemred Cahaya Keluarga)

Penandatanganan berita acara oleh Plt Kepala Dinas
dan PMB disaksikan oleh Ketua TP PKK Gunungkidul

WONOSARI 
| Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan KIA-KB di PMB (praktik mandiri bidan), DP3AKBPM dan D Gunungkidul menghibahkan sarana layanan berupa obgynbed kepada 9 PMB dari pelbagai kapanewon. Acara ini dilaksanakan Kamis (08/7) di ruang Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul, Jl Taman Bakti Wonosari, jam 13.00 WIB sampai selesai.

Hadir dalam acara itu, selain 9 PMB yang diundang, Ketua TP PKK Gunungkidul, Plt Kepala DP3AKBPM dan D beserta jajarannya (termasuk Kabid KB), serta sejumlah penyuluh KB. Ketua TP PKK Gunungkidul, Diah Sunaryanta, memang hadir dalam rangka menyerahkan secara simbolik sarpras bagi 9 PMB tersebut. Acara dikemas secara santai di ruang Kepala Dinas.

Menurut Kabid KB, Dra Dwi Iswantini, hibah gynbed ini berasal dari dana DAK BKKBN Pusat dan merupakan kelanjutan dari program yang sama di tahun sebelumnya. "Pada 2020 kemarin, sudah ada 12 PMB yang menerima gynbed, dan sekarang 9 PMB yang tahun kemarin belum menerimanya," kata Dwi di hadapan Diah Sunaryanta, Ketua TP PKK Gunungkidul di ruang kerja Plt Kepala DP3AKBPM dan D. 

Kepada Diah Sunaryanta, Plt Kepala DP3AKBPM dan D, Agus Priyanto, SH, MH mengemukakan juga bahwa tujuan hibah sarana pelayanan KIA-KB ini bertujuan untuk membantu PMB di Gunungkidul dalam meningkatkan kesertaan KB di masa pandemi. Agus juga melaporkan bahwa dalam rangka Harganas ke-28 kemarin, para bidan dan penyuluh KB telah berkolaborasi dalam kegiatan Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA). "Alhamdulillah, kegiatan berjalan sukses dan lancar, dan target kita bahkan terlampaui," ujar Agus.

 Agus juga melaporkan bahwa banner Bangga Kencana dan pencegahan stunting sudah diedarkan ke 144 kalurahan se-Gunungkidul, untuk dipasang di setiap kalurahan. "Dan, para bidan inilah yang berada di garda depan bersama kader dan penyuluh KB untuk mensukseskan program Bangga Kendana dan pencegahan stunting sebagaimana dicanangkan oleh Bupati," tambah Agus.

Mewakili para bidan penerima hibah, Suhartiningsih, SST menyampaikan terimakasih kepada DP3AKBPM dan D yang telah membantu para PMB dalam meningkatkan pelayanan KB di wilayahnya masing-masing. Suhartiningsih yang juga ketua IBI Gunungkidul juga mengatakan bahwa kendala utama pelayanan KIA-KB di masa pandemi ini adalah tempat rujukan untuk pasien bumil yang terpapar covid-19. 

"Kasihan jika bumil harus jauh-jauh ke Jogja, dan di Jogja pun terkadang belum tentu tersedia. Kasus terbaru yang kami tangani kemarin, ada bumil yang terpapar, terus akan kami rujuk di Wonosari ternyata tempatnya sudah penuh. Akhirnya kami rujuk ke Jogja, ternyata di Jogja juga harus muter-muter dulu sebelum akhirnya menemukan tempat pelayanan, karena di Jogja sendiri hampir semua faskes sudah penuh oleh pasien," ujar bidan UPT Puskesmas Tanjungsari ini.

Suhartiningsih juga melaporkan bahwa sejauh ini sudah banyak kasus bumil yang terpapar covid-19, bahkan di angka 20-an kasus lebih. Ini tentu menjadi keprihatinan tersendiri bagi para bidan, karena mereka yang berada di garda depan menangani pemeriksaan dan persalinan para bumil. "Saya mewakili bidan berharap, dari Pemkab Gunungkidul segera mencari solusi menyediakan tempat rujukan bagi bumil yang terpapar covid-19 di Gunungkidul, sehingga tidak harus turun ke Jogja," harapnya.

Menanggapi curhat para bidan, Diah Sunaryanta mengaku sangat sedih dan prihatin, dan berjanji akan menyampaikan harapan para PMB tersebut kepada Bupati Gunungkidul, H Sunaryanta. Diah mengapresiasi para bidan yang tetap profesional melayani masyarakat di garda terdepan, padahal mereka bertaruh nyawa di tengah kondisi pandemi yang bisa menjangkit kapan dan di mana saja. 

"Kita semua siapa saja berkewajiban untuk terus mengedukasi masyarakat, terutama ibu hamil, agar tetap menjaga imun dan menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan pemeriksaan ke PMB. Lebih penting lagi, mereka harus diedukasi untuk jujur tentang keadaanya, karena itu penting sekali untuk kepentingan bersama," tegas Diah.

"Saya juga meminta para bidan tetap semangat, tetap bekerja dengan baik dan profesional," lanjut Diah. "Tetapi, jangan lupa tetap jaga kesehatan, jangan sampai terlena dengan tugas akhirnya kesehatan diri sendiri dilupakan. Jangan lupa olahraga, karena para bidanlah yang berhadapan langsung dengan pasien, sehingga vitalitas harus dijaga. Semoga perjuangan ibu-ibu bidan semua akan menjadi amal saleh di sisi Allah Swt."

Ketua IBI Gunungkidul, Suhartiningsih, SST.

Seusai sambutan Ketua TP PKK Gunungkidul, acara dilanjutkan serah terima secara simbolik obgynbed oleh Diah Sunaryanta kepada salah satu bidan yang mewakilil 9 PMB se-Gunungkidul. Setelah serah terima secara simbolik, kemudian dilakukan dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh Plt Kepala DP3AKBPM dan D dan semua PMB penerima obgynbed satu per satu.

Ketua IBI Gunungkidul, Suhartiningsih, SST, sekali lagi sangat mengapresiasi hibah sarana pelayanan KIA-KB untuk 9 PMB di Gunungkidul. "Semoga ini menjadi penyemangat bagi PMB untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan KIA-KB," ujar pemilik PMB Banjarejo, Tanjungsari ini. 

"Saya sangat menyarankan, di masa pandemi ini, demi menghindari kerumunan, sebaiknya akseptor beralih ke MKJP. Karena, dengan memakai KB MKJP, akseptor tidak akan sering-sering datang ke faskes yang tentu berpotensi terjadi interaksi dengan pasien covid," pungkas Suhartiningsih.[]  

0 Viewers

Post a Comment

1 Comments

  1. Nama saya Ketut Sumiati
    Dari Amlapura, Karangasem Bali, Indonesia
    email:  ketutsumiati907@gmail.com
    Hibah Pinjaman: Rp4.000.000.000
    Tanggal Diterima: 05/02/2021
    Twitter: @KetutSumiati3

    Semoga Allah terpuji karena membuat rasa sakit saya berakhir melalui ibu yang baik dan jujur, Rika Anderson Lender.

    Baru-baru ini bisnis saya sedang down dan saya telah mencari pinjaman besar untuk menghidupkan kembali bisnis saya.

    Saya telah ditipu berkali-kali, semuanya menjanjikan saya pinjaman tetapi mereka selalu menipu dan membohongi saya.

    Saya menemukan kesaksian pelanggan ibu Rika Anderson Lender yang jujur ​​​​yang baik di facebook instagram dan blog dan saya menghubungi banyak dari mereka melalui email farahagungs@gmail.com, lestariabyasan@gmail.com, endangnisrina@gmail.com, zulaikhayugesh@gmail.com, mariafadhlan@gmail .com, efiekustiyo@gmail.com, noviaantonous@gmail.com, sabrinaraditya59@gmail.com dari banyak orang yang telah mendapat manfaat dari ibu jujur ​​Rika Anderson Loan Company yang memberi saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp4.000.000.000  miliar.

    Pinjaman saya ditransfer ke rekening bank BCA saya setelah beberapa jam disetujui.

    Bagi yang mencari pinjaman online harus berhati-hati karena 50% pinjaman online palsu. Bagi mereka yang mencari pinjaman, Anda harus menghubungi Perusahaan Pinjaman Rika Anderson.
    Mereka adalah 100% pemberi pinjaman online yang sah,

    Situs web: www.rikaandersonloancompany.com
    Email: rikaandersonloancompany@gmail.com
    Email resmi perusahaan: support@rikaandersonloancompany.com
    Whatsapp:  +1(929)526-0086

    ReplyDelete
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)

The Magazine