Pada Hari Pernikahan Ira

Oleh: Sabrur Rohim, SAg, MSI (penyuluh KB di dekat Pantai Sadeng, Gunungkidul)


Tempo hari saya bersama kawan sekantor, Hudoyo, SSos, koordinator penyuluh KB Girisubo, menghadiri resepsi salah seorang kader di kalurahan binaan saya. Kader itu bernama Ira, bukan nama sebenarnya. Dia gadis berusia sekira 23-an tahun dan sehari-hari bekerja di apotek dekat kantor kapanewon. Anaknya manis dan cekatan.

Saya dan koordinator penyuluh KB, Pak Hud (sapaan akrabnya), memang berkomitmen untuk hadir di acara resepsinya, sebagai wujud restu dan "nderek bungah" kami atas pernikahannya. Saya sendiri banyak menerima undangan resepsi; bejibunlah itu surat undangan bertumpuk di kantor. Saya selalu pilah dan pilih untuk datang (atau tidak), menyesuaikan waktu dan mood. Kalau ada waktu dan karep, ya saya datang, kalau tidak, ya abaikan. Yah, karena terlalu banyaknya undangan resepsi itu. Tetapi untuk Ira, saya dan Pak Hud berkomitmen harus datang.

Rumah Ira berada di salah satu Kampung KB yang menjadi binaan kami, kampung yang menjadi percontohan bagi kampung/dusun lain sekapanewon di dalam memajukan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan KB (Banggakencana). FYI, program Kampung KB ini sendiri sebenarnya implementasi dari nawacita khalifah NKRI Pak Jokowi tentang revolusi mental dengan cara "membangun dari pinggiran".

Ibu Ira sendiri juga seorang kader di kampungnya. Bedanya, Ira  kader untuk kegiatan remaja, sedangkan ibunya itu kader untuk kegiatan orangtua. Ira mengurusi kegiatan PIK-R (pusat informasi dan konseling remaja), karangaruna, dan semacamnya, sementara sang ibu aktif mengurusi kegiatan posyandu balita, bina keluarga balita (BKB), bina keluarga remaja (BKR), bina keluarga lansia (BKL), UPPKS, dan sejenisnya. Pokoknya banyak dweh. Jadi, sekali lagi, dua-duanya kader; ya ibu, ya anak, sama-sama militan, sama-sama aktif membantu petugas melayani warga di kampungnya. Merek tulus ikhlas. Ada juga sebenarnya honor atau operasional dari pemerintah, tetapi ya tentu masih sekadarnya, belum berbanding dengan darma bakti mereka kepada masyarakat.

Saya ingin bercerita. Alkisah beberapa tahun yang lalu, saat Ira baru lulus SMK, ia diajak main ke rumah teman dekatnya (pacarnya). Tujuannya, tentu demi dikenalkan kepada orangtua si teman dekat itu. Rumah sang pacar itu tidak jauh-jauh amat sebenarnya, tetapi memang lain kabupaten dan lain provinsi. Maklum, wilayah binaan saya ini memang sudah di pinggiran, di perbatasan, terpencil, dan sudah begitu tertinggal pulak (bahasa kerennya: galcitas). Persisnya di wilayah DIY paling ujung timur dan selatan, berbatasan tidak hanya dengan Jateng (Pracimantoro, Wonogiri), tetapi juga Australia. Haha. 

Satu dua kali memang tidak ditanya hal-ihwal yang menjurus nan serius, tetapi setelah beberapa kali, sang orangtua bertanya kepada Ira lebih meruncing dan pokok: apakah sudah cocok? Tentu saja dijawab oleh Ira: iya. Lalu ditawarkanlah kepada Ira agar segera melangkah lebih serius ke pelaminan. Maksudnya, Ira akan segera dilamar, dan pernikahan akan segera digelar tidak lama lagi. 

Ditawari begitu, Ira justru menjawab, kurang lebih, "Pak, kampung saya adalah kampung KB yang oleh pemerintah dijadikan teladan bagi kampung lain sekapanewon. Ibu saya kader, saya sendiri juga kader dalam program kampung KB tersebut. Salah satu hal yang dikampanyekan dalam program tersebut adalah jangan nikah dini, pendewasaan usia perkawinan (PUP). Perempuan baru boleh menikah setelah 21 tahun, sedangkan lelaki setelah 25 tahun. Kalau saya nikah sekarang, apa nanti kata orang tentang saya, tentang ibu saya, juga tentang kampung saya. Muka saya mau ditaruh di mana? Betapa malu ibu saya."

"Lha terus bagaimana solusinya?" kata si bapak calon mertua itu dengan mimik serius.

"Ya menunggu saya berusia 21, Pak," kata Ira dengan pelan.  "Itu syarat saya. Tetapi kalau memang pihak keluarga Bapak tidak sabar menunggu, ya tidak apa-apa, berarti hubungan kami sampai di sini saja."

Si calon mertua pun luluh dengan jawaban tegas Ira. Apalagi beliau sendiri adalah seorang kepala dusun, jadi tentu sangat paham dan mengerti benar ihwal alasan yang dikemukakan Ira. 

Wal akhir, setelah sekian lama menunggu, akhirnya pernikahan itu terlaksanan juga, beberapa waktu yang lalu, bahkan ketika Ira sudah berumur 23 tahun. Sejatinya pernikahan tersebut akan digelar setahun yang lalu. Tetapi karena ada mBak Corona, jadwalnya diundurkan. 

Itulah yang membuat kami angkat topi dan sangat terkesan dengan Ira yang, tentu berkat didikan ibunya, mau dan mampu mengorbankan kepentingan pribadinya demi menjaga nama baiknya, nama baik orangtua, juga kampungnya. Ia tak silau oleh tawaran kesenangan jangka pendek, dan lebih pilih menjaga integritasnya. 

***

Sosok Ira seperti menjadi cermin bagi saya dan teman-teman di kantor. Karena, di era sekarang, betapa masih teramat langka orang-orang yang teguh menjaga integritasnya karena silau oleh kepentingan semu, jangka pendek, atau terbawa dan terlena oleh lingkungan. Tetapi tidak dengan Ira. Dia tetap teguh pendirian. Dia tak peduli bahkan meski harus ditinggalkan oleh teman dekatnya hanya karena menjaga integritasnya itu. Ia siap. Bahkan mungkin saya yakin dia siap jika akan dicemooh oleh tetangganya, sok-sokan, lah, menolak lamaran, lah, perawan kasep, lah, dsb. Dia tetap tak peduli. 

Sosok Ira jadi mengingatkan saya tentang film, The End Game, yang belakangan ini sedang viral di salah satu platform media sosial. Film tersebut secara garis besar berisi wawancara kepada orang-orang dengan integritas luar biasa di dalam kerja pemberantasan korupsi. 

Di antara beberapa orang yang diwawancarai itu, ada satu orang, asal Madura, yang membuat saya terkesan. Ia bercerita bahwa pada suatu waktu ibunya meminta tolong kepadanya agar membantu adik kandungnya. Sang adik kandung itu sarjana dengan nilai terbaik, tetapi belum dapat pekerjaan. Konon sang ibu waktu itu berkata dengan sangat serius dan penuh iba, kurang lebih, "Nak, itu tetangga ada yang menyogok 50 juta untuk diangkat sebagai tenaga honorer. Masa, sih, kamu tidak punya uang 50 juta untuk membantu adikmu agar bisa juga diangkat sebagai pekerja honorer?"

Apa jawab si doi? "Bu," katanya dengan berat hati, "mohon maaf aku tidak bisa menuruti kemauan ibu. Sebab, aku ini bekerja di lembaga yang justru bertugas memberantas hal-hal seperti itu."

Sang ibu awalnya kecewa dengan jawaban sang anak, tetapi lambat laun mengerti. Bahkan akhirnya, karena semakin paham, setiap ada orang yang meminta nomor hp anaknya yang bekerja di komisi anti rasuah itu, ia menolak untuk memberikan. 

Dalam hati saya merenung, sudahkah saya seperti mereka? Sudahkah sejalan apa yang sering saya sampaikan (sebagai penyuluh, sebagai orangtua, sebagai pendidik, sebagai penceramah/khatib), dengan apa yang saya kerjakan...? Semoga saya bisa seperti Ira dan orang Madura yang saya ceritakan di atas. Semoga anak-anak saya, anak-anak kita semua, menjadi manusia-manusia yang berintegritas, anak-anak yang saleh dan salehah. Merekalah yang akan memanggul amanah mengelola negeri ini, agar ke depan lebih baik dan semakin baik, selalu diberkahi dan dihindarkan dari bencana. Amin.(*)   

0 Viewers

Post a Comment

9 Comments

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. Saya Suryanto dari Indonesia di Kota Palu, saya mencurahkan waktu saya di sini karena janji yang saya berikan kepada LADY ESTHER PATRICK yang kebetulan adalah Tuhan yang mengirim pemberi pinjaman online dan saya berdoa kepada TUHAN untuk dapat melihat posisi saya hari ini.

    Beberapa bulan yang lalu saya melihat komentar yang diposting oleh seorang wanita bernama Nurul Yudianto dan bagaimana dia telah scammed meminta pinjaman online, menurut dia sebelum ALLAH mengarahkannya ke tangan Mrs. ESTHER PATRICK. (ESTHERPATRICK83@GMAIL.COM)

    Saya memutuskan untuk menghubungi NURUL YUDIANTO untuk memastikan apakah itu benar dan untuk membimbing saya tentang cara mendapatkan pinjaman dari LADY ESTHER PATRICK, dia mengatakan kepada saya untuk menghubungi Lady. Saya bersikeras bahwa dia harus memberi tahu saya proses dan kriteria yang dia katakan sangat mudah. dari Mrs. ESTHER, yang perlu saya lakukan adalah menghubunginya, mengisi formulir untuk mengirim pengembalian, mengirim saya scan kartu identitas saya, kemudian mendaftar dengan perusahaan setelah itu saya akan mendapatkan pinjaman saya. . Lalu saya bertanya kepadanya bagaimana Anda mendapatkan pinjaman Anda? Dia menjawab bahwa hanya itu yang dia lakukan, yang sangat mengejutkan.

    Saya menghubungi Mrs ESTHER PATRICK dan saya mengikuti instruksi dengan hati-hati untuk saya, saya memenuhi persyaratan mereka dan pinjaman saya disetujui dengan sukses tetapi sebelum pinjaman dipindahkan ke akun saya, saya diminta membuat janji untuk membagikan kabar baik tentang Mrs. ESTHER PATRICK dan itulah mengapa Anda melihat posting ini hari ini untuk kejutan terbesar saya, saya menerima peringatan Rp350.000.000. jadi saya menyarankan semua orang yang mencari sumber tepercaya untuk mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Mrs. ESTHER PATRICK melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) untuk mendapatkan pinjaman yang dijamin, Anda juga dapat menghubungi saya di Email saya: (suryantosuryanto524@gmail.com)

    ReplyDelete
  3. Assalamualaikum
    Nama saya Sri Muji Astuti. Saya seorang pemilik bisnis yang menjual kosmetik dan pakaian. Untuk sementara, saya telah mencari pemberi pinjaman pinjaman yang dapat saya pinjam untuk menumbuhkan bisnis saya dan juga menciptakan lapangan kerja bagi orang lain. Pengalaman pertama saya dengan pemberi pinjaman internet sangat buruk dan saya kehilangan jumlah 24 juta karena saya mengajukan 800 juta untuk meningkatkan bisnis saya. Setelah pengalaman saya, saya berjanji pada diri sendiri bahwa saya tidak akan pernah meminjam dari internet karena saya ditipu.

    Jadi, suatu hari saya dengan setia membaca artikel di blog dan setelah saya selesai membaca, saya pergi untuk memeriksa bagian komentar untuk mengetahui pendapat mereka. Saya melihat komentar oleh Yeyes Ristintares, seorang wanita bisnis besar dan dia berbagi cerita tentang bagaimana dia meminjam pinjaman besar dari perusahaan tempat Ms. Helen Wilson bekerja.

    Kemudian, saya memutuskan untuk menghubungi Yeyes Ristintares dan saya menceritakan kisah saya kepadanya tentang bagaimana saya kehilangan 24 juta dari pemberi pinjaman yang buruk. Saya masih ingat dengan jelas bagaimana dia memberi tahu saya bahwa semua pencarian saya untuk pemberi pinjaman yang andal sudah berakhir. Dia mengirimi saya emailnya dan saya mengiriminya email untuk memastikan karena saya tidak ingin kehilangan uang lagi. dia membalas saya dan mengatakan saya harus menghubungi perincian perusahaan tempat Ny. Helen Wilson bekerja dan saya akan menerima pinjaman saya tanpa penundaan dan saya harus mencoba untuk membagikan kabar baik saya sehingga orang lain selamat dari pemberi pinjaman yang buruk.

    Jadi saya menghubungi Ny. Helen Wilson melalui email: (helenwilson719@gmail.com) dan dengan nomor WA-nya: +1-585-326-2165. Ini adalah email Yeyes Ristintares: (yristintares@gmail.com) yang saya hubungi.
    Setelah saya menghubungi perusahaan pinjaman, saya diminta untuk menyerahkan segala sesuatu yang diminta dari saya sebagai peminjam dan setelah beberapa saat, pinjaman itu disetujui untuk saya dan saya menerima pinjaman saya tanpa penundaan atau segala bentuk tekanan.
    jadi, saya menambahkan informasi pribadi saya kepada siapa saja yang mencari pemberi pinjaman yang dapat dipercaya untuk menghubungi saya dan saya siap membantu Anda karena saya ingin orang lain diselamatkan dari pemberi pinjaman yang buruk. Hubungi saya melalui email saya: srimujiastuti93@gmail.com

    Saya berdoa agar ALLAH akan memberikan mereka yang membutuhkan pinjaman untuk melihat kisah saya sehingga mereka dapat diselamatkan seperti saya. Saya selalu siap memberikan bantuan kepada siapa saja yang membutuhkannya, jadi jangan ragu untuk menghubungi saya kapan saja karena saya tidak membuat orang saya jatuh ke tangan pencuri.

    ReplyDelete
  4. Salam kepada semua warga negara Indonesia, nama saya Yeyes Ristintares tolong, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini agar semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah benar-benar meandukung saya melalui kebaikan Ibu Ny. Helen Wilson. Setelah beberapa periode mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan lebih dari 32 juta Rupiah dengan pemberi pinjaman yang berbeda setelah membayar beberapa biaya dan tidak mendapatkan pinjaman. Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Helen Wilson, pemberi pinjaman di perusahaan, jadi teman saya meminta saya untuk melamar dari ibu Helen, jadi saya memanggil keberanian dan menghubungi Ibu Helen.

    Saya mengajukan pinjaman 900 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui tanpa tekanan dan semua pengaturan dibuat pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 48 jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah 900 juta. Saya sangat senang bahwa Allah akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang memberi saya keinginan hati saya. mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan cara menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda. Semoga ALLAH memberkati Ny. Helen Wilson untuk membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ny. Helen melalui email: (helenwilson719@gmail.com) atau Whatsapp: +1-585-326-2165 untuk Anda pinjaman

    Ada perusahaan palsu lain yang menggunakan kesaksian saya secara online untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, harap berhati-hati terhadap orang-orang ini. Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Allah akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Sekali lagi nama saya Yeyes Ristintares, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: yristintares@gmail.com

    ReplyDelete
  5. Assalamualaikum
    Data pribadi
    Negara: Indonesia
    Nama: Wahyu Sapto Handoko
    Email: wahyusaptohandoko256@gmail.com
    Alamat: Jl. Sukarela rt.02 / 05 Paninggilan, Ciledug, Tangerang
    Sudah empat tahun sekarang saya telah memberikan kesaksian tentang bagaimana saya meminjam Rp1,2 miliar dari ibu Helen dan beberapa orang meragukan saya karena tingkat penipuan online. Ibu Helen Wilson telah memberi saya satu hal lagi untuk tersenyum karena setelah menyelesaikan angsuran pinjaman bulanan yang saya pinjam sebelumnya, saya memohon kepada Ibu Helen bahwa saya ingin pergi untuk ekspansi bisnis lebih lanjut sehingga saya meminta tambahan Rp3,7 miliar setelah melalui saya proses hukum. pinjaman itu disetujui oleh manajemen mereka dan saya menerima pinjaman saya dalam waktu kurang dari 48 jam di rekening bank BRI saya. Saya tidak memiliki tantangan dengan bank karena Mrs. Helen Wilson dan tim manajemen pinjaman WEMA Finance telah dianggap sebagai pemberi pinjaman yang sah baik di Amerika Serikat, MALAYSIA, INDONESIA dan Rumania, sehingga tidak ada masalah sama sekali.
    Untuk pinjaman apa pun, saya sangat merekomendasikan Ibu Helen Wilson hari ini dan selalu
    Email: (helenwilson719@gmail.com)

    WA: +1-585-326-2165

    Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh

    ReplyDelete
  6. Halo semuanya, saya ingin segera menggunakan media ini untuk membagikan kesaksian saya tentang bagaimana ALLAH mengarahkan saya kepada pemberi pinjaman sejati yang benar-benar mengubah hidup saya dari kemiskinan menjadi wanita kaya dan sekarang saya memiliki hidup yang sehat tanpa stres dan kesulitan keuangan,

    Setelah berbulan-bulan mencoba mendapatkan pinjaman di internet dan saya ditipu 32 juta, dari dua pemberi pinjaman yang berbeda. Saya melamar karena saya membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis saya. Saya menjadi sangat putus asa untuk mendapatkan pinjaman dari pemberi pinjaman online yang sah dan itu tidak akan merugikan saya, jadi saya memutuskan untuk meminta nasihat dari teman saya. tentang cara melakukannya, mendapatkan pinjaman online, kami membicarakannya dan dia mengarahkan saya ke seorang wanita bernama Nyonya Helen Wilson.

    Saya mengajukan pinjaman (Rp780 juta) dengan suku bunga rendah 2%, sekitar beberapa menit kemudian, saya mendapat tanggapan darinya dan mulai. Pinjaman tersebut disetujui tanpa tekanan dan semua persiapan darinya dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan agunan untuk transfer tersebut. Dalam peminjaman, saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 4 jam uang itu disimpan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu mimpi sampai saya mendapat notifikasi dari bank saya bahwa rekening saya telah dikreditkan dengan jumlah Rp 780 juta. Saya sangat senang akhirnya ALLAH menjawab doa saya dengan menginstruksikan pemberi pinjaman saya dengan kredit nyata, yang dapat memberikan keinginan hati saya.

    Terima kasih banyak kepada Helen Wilson karena membuat hidup saya adil. Saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman online untuk berhati-hati terhadap penipu pinjaman karena ada banyak di internet. Jika ada yang membutuhkan pinjaman, hubungi Nyonya Helen Wilson melalui E-mail (helenwilson719@gmail.com) ATAU melalui whatsApp: WA: +1-585-326-2165. untuk informasi lebih lanjut tentang cara mendapatkan pinjaman Anda,

    E-mail (helenwilson719@gmail.com) ATAU WhatsApp: +1-585-326-2165


    Terima kasih banyak telah meluangkan waktu Anda untuk membaca Kesaksian saya dan saya harap ini memandu Anda ke arah yang lebih baik jika Anda mencari pinjaman online dan saya berdoa semoga Tuhan akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Nama saya Sri Heryani Anda dapat menghubungi saya untuk referensi lebih lanjut melalui email saya: (sriheryani095@gmail.com)
    Terima kasih untuk kalian semua.

    ReplyDelete
  7. Assalamualaikum
    Saya membawa kabar baik kepada Anda semua warga negara Indonesia di platform ini, Tuhan telah sepenuhnya setia kepada saya dan seluruh rumah saya telah bertahan sejak Mei 2019, kesaksian saya dan kabar baik saya berjalan seperti ini, Nama saya Kartin Kiba dari Jl.P .Biak 9 No. 230 Rt.007 Rw.018 Desa Arenjaya, Jakarta Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, saya adalah seorang pemasar di perusahaan tempat saya bekerja, Suami saya dan saya ingin menggunakan platform ini untuk menginformasikan semua ini. Platform ini membutuhkan dan mencari pinjaman yang tulus untuk berhati-hati karena internet dan blog penuh dengan perusahaan pinjaman palsu dan penipuan yang hanya ada di sini untuk merobek uang hasil jerih payah Anda.

    Suami saya dan saya memiliki hutang besar dan kami memutuskan untuk mencari pinjaman online untuk melunasi hutang kami dan kami menghubungi perusahaan pinjaman dari Singapura yang pada bulan Desember 2018, dan kami ditipu oleh pemilik perusahaan dengan meminta kami untuk membayar banyak biaya yang kami bayar dan pada akhirnya kami tidak mendapatkan pinjaman, kami kehilangan sekitar Rp7.500.000 untuk perusahaan pinjaman palsu di Singapura karena kami mengajukan pinjaman sebesar Rp450.000.000,00 dan dengan semua biaya yang kami bayarkan kami lakukan tidak mendapatkan pinjaman dan suami saya dan saya sangat Frustrasi dan saya dipecat dari pekerjaan saya di perusahaan tempat saya bekerja karena saya juga mengambil pinjaman dari perusahaan tempat saya bekerja dan kami bangkrut dan muak dengan kehidupan.

    Jadi Tuhan itu baik, kami berdoa dan Tuhan mengarahkan kami ke seorang pelayan dan pada hari yang setia ini 20 Mei 2019, saya menjelajah internet ketika saya bisa menemukan kesaksian seorang wanita Indonesia dengan nama Yohanes Hendra Who dari Kota Bandung, bagaimana Tuhan mengubah kehidupan keuangannya melalui perusahaan pinjaman. Dia meminta saya untuk menghubungi ibu Helen dan dia memperkenalkan saya kepada ibu Helen dan dia memberi saya keberanian dan saya mengajukan pinjaman dari ibu dan ibu Helen, Helen akhirnya membantu saya mendapatkan pinjaman. di perusahaan dan saya mendapat jumlah persis yang saya ajukan dan saya sangat senang.

    Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberi tahu rekan-rekan saya bahwa jika Anda membutuhkan pinjaman asli yang asli dan ingin mendapatkan pinjaman cepat dengan tingkat bunga 2%, cukup mendaftar melalui Ny. Helen Wilson melalui email: (helenwilson719@gmail.com) atau Whatsapp: +1-585-326-2165. Anda juga dapat menghubungi saya melalui email ini, (kartinkiba72@gmail.com). untuk informasi lebih lanjut.

    ALLAH memberkati kalian semua!
    Terima kasih.

    ReplyDelete
  8. Nama saya Maria Fadhlan dari Ajman di Dubai UEA, saya adalah korban penipuan di tangan pemberi pinjaman, saya menipu $ 3.000 karena saya membutuhkan pinjaman $ 90.000 untuk modal ventura dan hutang. Saya hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi, dan bisnis saya hancur dalam prosesnya.

    Semua ini terjadi pada bulan Maret 2019, sampai saya bertemu dengan seseorang pertiwi ges online di email pertiwigesang@gmail.com amalia anmangkurat amaliaanmangkurat@gmail.com dan endang nisrina endangnisrina@gmail.com baru-baru ini yang memberikan kesaksian tentang pemberi pinjaman RIKA ANDERSON LOAN COMPANY jadi saya membuat pertanyaan dan dia memperkenalkan saya kepada seorang ibu yang baik RIKA yang akhirnya membantu saya mendapatkan pinjaman tanpa jaminan sebesar $90.000 dengan suku bunga rendah di PERUSAHAAN PINJAMAN RIKA ANDERSON.

    Pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rika, semoga Tuhan terus memberkati Ibu Rika Anderson atas kejujuran dan perbuatan baik Anda.

    Jika Anda membutuhkan pinjaman dan pinjaman tanpa agunan, segera hubungi ibu Rika Anderson melalui

    Situs web: https://rikaandersonloancompany.webs.com
    email: rikaandersonloancompany@gmail.com

    WhatsApp: +1(929)526-0086.
    Kantor Pelanggan Whatsapp +1(929)526-0086

    Anda dapat menghubungi saya juga melalui mariafadhlan@gmail.com

    ReplyDelete
  9. Halo semuanya, saya Rika Nadia, saat ini tinggal orang Indonesia dan saya warga negara, saya tinggal di JL. Baru II Gg. Jaman Keb. Lama Utara RT.004 RW.002 No. 26. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberikan saran nyata kepada semua warga negara Indonesia yang mencari pinjaman online untuk berhati-hati karena internet penuh dengan penipuan, kadang-kadang saya benar-benar membutuhkan pinjaman , karena keuangan saya buruk. statusnya tidak begitu baik dan saya sangat ingin mendapatkan pinjaman, jadi saya jatuh ke tangan pemberi pinjaman palsu, dari Nigeria dan Singapura dan Ghana. Saya hampir mati, sampai seorang teman saya bernama EWITA YUDA (ewitayuda1@gmail.com) memberi tahu saya tentang pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ny. ESTHER PATRICK Manajer cabang dari Access loan Firm, Dia adalah pemberi pinjaman global; yang saya hubungi dan dia meminjamkan saya pinjaman Rp600.000.000 dalam waktu kurang dari 12 jam dengan tingkat bunga 2% dan itu mengubah kehidupan seluruh keluarga saya.

    Saya menerima pinjaman saya di rekening bank saya setelah Nyonya. LADY ESTHER telah mentransfer pinjaman kepada saya, ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah Rp600.000.000 yang saya terapkan telah dikreditkan ke rekening bank saya. dan saya punya buktinya dengan saya, karena saya masih terkejut, emailnya adalah (ESTHERPATRICK83@GMAIL.COM)

    Jadi untuk pekerjaan yang baik, LADY ESTHER telah melakukannya dalam hidup saya dan keluarga saya, saya memutuskan untuk memberi tahu dan membagikan kesaksian saya tentang LADY ESTHER, sehingga orang-orang dari negara saya dan kota saya dapat memperoleh pinjaman dengan mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda memerlukan pinjaman, hubungi LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) silakan hubungi LADY ESTHER Dia tidak tahu bahwa saya melakukan ini tetapi saya sangat senang sekarang dan saya memutuskan untuk memberi tahu orang lain tentang dia, Dia menawarkan semua jenis pinjaman baik untuk perorangan maupun perusahaan dan juga saya ingin Tuhan memberkati dia lebih banyak,

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: (rikanadia6@gmail.com). Sekarang, saya adalah pemilik bangga seorang wanita bisnis yang baik dan besar di kota saya, Semoga Tuhan Yang Mahakuasa terus memberkati LADY ESTHER atas pekerjaannya yang baik dalam hidup dan keluarga saya.
    Tolong lakukan dengan baik untuk meminta saya untuk rincian lebih lanjut tentang Ibu dan saya akan menginstruksikan, dan ada bukti pinjaman, hubungi LADY ESTHER melalui email: (estherpatrick83@gmail.com) Terima kasih semua

    ReplyDelete
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)

The Magazine