Oleh: Rudi Purwanto, SIP (PLKB Kapanewon Girisubo)
GIRISUBO | Selasa (28/10), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Balai Penyuluhan KB Kapanewon Girisubo bekerja sama dengan Forum PIK-Remaja Kapanewon Girisubo menggelar kegiatan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Tahap II. Acara ini dilaksanakan di pendapa Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan GENTING Tahap II ini merupakan tindak lanjut dari keberhasilan pelaksanaan GENTING Tahap I yang telah diselenggarakan pada Februari 2025. Sasaran kegiatan tahap kedua ini adalah 112 keluarga risiko stunting (KRS) di wilayah Kapanewon Girisubo berdasarkan data web e-PPGBM semester II tahun 2025. Program ini bertujuan memperkuat pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta, klinik kesehatan, program CSR, kalurahan, serta perorangan di wilayah Kapanewon Girisubo sebagai donatur atau orang tua asuh.
Acara
dimulai dengan pembukaan oleh MC
Hartati Nur Pangsetu, SIP, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB.
Sambutan
pertama disampaikan oleh Panewu
Girisubo, Bapak Haryanto, SE, yang menekankan pentingnya kolaborasi
lintas sektor dalam penanganan stunting. “Stunting bukan sekadar masalah tinggi badan, melainkan cerminan dari
tantangan multidimensi: kesehatan, gizi, sanitasi, dan pola asuh. Ini adalah
investasi besar bagi masa depan bangsa. Penanganannya harus dilakukan secara
sinergis oleh semua pihak. Di sinilah program GENTING hadir sebagai wujud nyata
gotong royong dan kepedulian bersama. Saya berterimakasih kepada segenap pihak yang telah berkontribusi untuk terlaksananya GENTING tahap II ini,” ujar Haryanto.
Selanjutnya,
sambutan kedua disampaikan oleh Muhammad Farkhan, SSos, MAP, selaku Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gunungkidul.
“Melalui GENTING, kita tidak hanya memberikan bantuan nutrisi seperti protein hewani yang penting bagi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), tetapi juga mendorong perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Untuk tahap II kali ini bantuan kepada KRS berupa nutrisi, sebagaimana tahap pertama yang berupa sepasang ayam. Harapannya ke depan akan berkembang bantuan dalam wujud lain yang berwujud intervensi sensitif. Saya sampaikan terimakasih kepada Bapak/Ibu yang sudah berpartisipasi. Bantuan itu semua bukan sekadar materi, tetapi kiranya juga sebentuk harapan agar setiap anak di Girisubo bisa tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” tuturnya.
Kegiatan GENTING Tahap II dilaksanakan melalui pengumpulan donasi berupa uang dan barang (telur). Total donasi uang yang terkumpul mencapai Rp 5.700.000,- yang kemudian dibelanjakan telur Omega 3 sebanyak 186,8 kilogram di CV Sido Rahayu Farm, berlokasi di Jl Raya Wonosari–Semanu no 52, Sambirejo, Semanu, Gunungkidul, dengan harga Rp 30.500,- per kilogram. Telur-telur tersebut kemudian dibagikan kepada 112 keluarga risiko stunting di wilayah Kapanewon Girisubo.
Dalam
kesempatan tersebut, Koordinator PKB
Girisubo, Budi Waspodo, SIP, menyampaikan apresiasi dan terima
kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sebagai orangtua asuh (OTA) dalam kegiatan GENTING ini.
“Kontribusi dari para orangtua asuh di GENTING tahap II ini adalah wujud nyata kepedulian dari berbagai sektor di Girisubo. Gerakan ini jelas akan memberikan dampak langsung bagi kehidupan anak-anak dari KRS. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong ini, saya yakin kita dapat menekan angka stunting di Girisubo, dan akan berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dengan sumber daya manusia unggul,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan telur secara simbolis oleh para donatur kepada perwakilan keluarga penerima manfaat (KRS) dari 8 kalurahan, dilanjutkan dengan foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.(*)



0 Comments