Satyagatra Nurani Wonosari Mewakili Gunungkidul Dalam Evaluasi Tingkat DIY

Oleh: Dra Umi Wasriati, MM (PKB Kap Wonosari)

WONOSARI | Jumat, 19 April 2024, diadakan Penilaian Parktik Baik Penyelenggaraan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/ SATYAGATRA) ” NURANI” di Balai Penyuluhan KB (BPKB) Kapanewon Wonosari, sebagai bagian dari kegiatan evaluasi tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 
Hadir dalam penilaian yaitu Kepala Bidang Dalduk dan KB DPMKPPKB Kabupaten Gunungkidul, Moh Amirudin, SSos, Panewu Kapanewon Wonosari, Setyawan Indrianto, SH, MSi,didampingi oleh Pengurus PPKS/Satyagatra Nurani, yakni: Dra Umi Wasriyati, MM selaku Ketua, Dwi Arti Novitasari, SH, selaku Sekretaris, Fitri Agustini, SE, selaku Bendahara, Robby Setiawan sebagai pengampu Seksi Pelayanan Data, serta Bekti Desi Margiastuti sebagai pemegang Seksi Promosi dan Pengembangan. 

Sedangkan tim juri dari tingkat DIY yang hadir yaitu Dr Yuni Hastutiningsih, SKM, MKes (Perwakilan BKKBN DIY), Ari Asimilia, SSos (DP3AP2 DIY), Sutarimah Ampuni, SPsi, MSi, MPsych, PhD (Psikolog, Psikologi UGM). Hadir juga dalam kesempatan ini Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Dra Andi Ritamariani, MPd.

Latar belakang kegiatan penilaian ini adalah bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah menetapkan kebijakan Pembangunan Keluarga melalui Pembinaan Ketahanan Keluarga dan Kesejahteraan Keluarga yang tercantum pada pasal 47 Undang-undang No. 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Ketahanan keluarga adalah kondisi keluarga yang mempunyai keuletan dan ketangguhan serta mengandung kemampuan fisik material guna hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan kebahagiaan lahir dan batin.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, diterbitkan Peraturan Pemerintah No 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana dan Sistem Informasi Keluarga, Pasai 7 ayat (1) Kebijakan Nasional Pembangunan Keluarga dimaksudkan untuk memberdayakan keluarga agar dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal. Pada ayat (2), fungsi keluarga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: Keagamaan, Sosial Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, Ekonomi, dan Pembinaan Lingkungan.

Upaya peningkatan ketahanan dan kesejateraan keluarga yang dilakukan oleh BKKBN untuk mengoptimalkan 8 Fungsi keluarga adalah menyediakan akses informasi dan pelayanan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/Satyagatra) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/Satyagatra) adalah wadah kegiatan terpadu yang mudah diakses oleh masyarakat, dengan kegiatan dan atau rangkaian kegiatan pelayanan keluarga yang dilaksanakan dalam bentuk komunikasi informasi dan edukasi (KIE), konsultasi dan konseling, pembinaan serta rujukan.

Adapun kriteria peserta Penilaian Praktik Baik Penyelenggaraan PPKS/Satyagatra adalah sebagai berikut:

  1. Berada di Balai Penyuluhan KB (BPKB)
  2. Telah melaksanakan kegiatan minimal 1 tahun pada tanggal 1 tahun pada tanggal 31 Desember 2023 dibuktikan dengan SK Pembentukan.
  3. Telah terdaftar K/0 pada SIGA.

Sebelum dilaksanakan kunjungan dari Tim Penilai tingkat DIY, PPKS/Satyagatra Nurani yang berada di Balai Penyuluhan KB Kapanewon Wonosari telah diseleksi di tingkat kabupaten dan dinyatakan bahwa PPKS/Satyagatra Nurani merupakan PPKS Terbaik dengan surat dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) Kabupaten Gunungkidul No: B/400.13/70/2024. 

Untuk selanjutnya PPKS/Satyagatra Nurani mengirimkan profil ke Perwakilan BKKBN DIY pada tanggal 5 April 2024. Kemudian tanggal 10 April 2024 dilaksanakan penjurian dan penialaian Praktik Baik Penyelenggaraan PPKS/Satyagatra di Balai Penyuluhan KB Kapanewon Wonosari.

Selanjutnya, dalam pelaksanaan penjurian dan penialaian, dilaporkan kegiatan PPKS/Satyagatra Nurani oleh Dra Umi Wasriyati, MM selaku Ketua Pengelola. Disampaikan bahwa PPKS/Saatyagatra Nurani dibentuk pada tahun 2022, tepatnya pada tanggal 18 Juli 2022 berdasarkan SK Kepala DPMKPPKB Kabupaten Gunungkidul Nomor: 470/667 tentang Pengelola dan Pelaksana Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Kabupaten Gunungkidul. Dalam pelaksanaannya juga dibentuk struktur kepengurusan PPKS/Satyagatra Nurani sebagai kelengkapan tenaga pengelola.

Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS/Satyagatra) Nurani memberikan minimal delapan (8) jenis pelayanan, meliputi:

1. Pelayanan data dan Informasi
2. Konsultasi dan Konseling Keluarga Balita dan Anak
3. Konsultasui dan Konseling Keluarga Remaja dan Remaja
4. Konsultasi dan Konseling Pranikah
5. Konsultasi dan Konseling Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi
6. Konsultasi dan Konseling Keluarga Harmonis
7. Konsultasi dan Konseling Keluarga Lansia dan Lansia
8. Pembinaan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.

Beberapa layanan tersebut merupakan layanan rutin yang sudah dilaksanakan di PPKS/Satyagatra Nurani Kapanewon Wonosari.

Disampaikan juga oleh Umi bahwa sebelum dibentuk dengan SK Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB), PPKS telah disosialisasikan lewat siaran on air yang kerjasama dengan Radio Dagsinarga yang siarannya setiap bulan sekali sejak tahun 2021, dan disiarkan secara live juga lewat media sosial antara lain: IG, YouTube, Facebook.

Dalam perkembangannya, PPKS/Satyagatra ini semakin dikenal oleh masyarakat seiring dengan gencarnya promosi yang dilaksanakan juga lewat pertemuan-pertemuan di tingkat kalurahan se-Kapanewon Wonosari.

Dilaporkan juga bahwa dalam pelaksanaan PPKS/Satyagatra Nurani di Bali Penyuluhan KB Kapanewon Wonosari sangat penting dengan adanya kemitraan, dikarenakan keterbatasan tenaga Profesional yang ada di Balai Penyuluhan KB.

Beberapa Mitra Kerja PPKS/Satyagatra Nurani yang disertakan dengan MoU, antara lain:

1. Puskesmas Wonosari 1
2. Puskesmas Wonosari 2
3. PKBRS Gunungkidul
4. PKU Muhammadiyah
5. RS Bethesda Selang
6. RSIA Allaudya
7. Klinik KB Mitra
8. Klinik KB Multazam
9. Klinik KB Leonisa
10. Klinik KB Fortuna Husada
11. PMB Winarti
12. PMB Kasih Ibu
13. PMB Sri Yuli Handarni
14. PMB Puspita
15. Klinik KB Polres Gunungkidul
16. TKIT Tunas Mulia
17. PAUD Percontohan Mutiara Bunda
18. TK Pembina Wonosari
19. Kantor Urusan Agama Kapanewon Wonosari
20. Polsek Wonosari
21. Koramil Wonosari
22. Satgas Stunting Kabupaten Gunungkidul
23. Rumah Data Kependudukan
24. PKBI Kabupaten Gunungkidul
25. Aisiyah
26. IBI Ranting Tengah
27. PKK Kapanewon Wonosari dan PKK Kalurahan se-Kapanewon Wonosari.

PPKS/Satyagatra Nurani dalam memberikan pelayanan berdasarkan jadwal yang telah disusun dengan hari jam kerja dan jadwal piket personilnya.

Setelah disampaikan laporan kegiatan oleh Umi kepada tim penilai, acara dilanjutkan sambutan ucapan selamat datang oleh Panewu Kapanewon Wonosari. Disampaikan oleh Panewu ucapan terimakasih kepada Kaper BKKBN DIY beserta Tim Penilai atas kehadirannya di Balai Penyuluhan KB Kapanewon Wonosari dengan tujuan penjurian dan penilaian Praktik Baik Penyelenggaraan PPKS/Satyagatra Nurani Kapanewon Wonosari. Harapannya, kata Panewu, semoga PPKS/Satyagatra Nurani mendapatkan nilai yang terbaik. Jajaran Kapanewon Wonosari sangat mendukung dengan adanya PPKS/Satyagatra Nurani yang berada di BPKB Kapanewon Wonosari yang harapannya bisa membantu masyarakat yang sangat membutuhkan dengan adanya layanan yang ada.

Setelah sambutan Panewu Kapanewon Wonosari, acara dilanjutkan sambutan Kepala Perwakilan BKKBN DIY. Disampaikan oleh Kaper, Andi Ritamariani, bahwa dengan adanya Penilaian PPKS/Satyagatra ini keberadaan PPKS/Satyagatra agar aktif dalam pelayanan kepada masyarakat yang sesuai dengan petunjuk dari Pusat yaitu ada 8 layanan. Namun demikian, 8 layanan ini tentu disesuaikan dengan kondisi sasaran yang ada. Untuk 8 layanan ini yang wajib harus ada di PPKS adalah layanan data. Sehingga, dengan demikian, data harus selalu disiapkan namun juga harus dipertanggung jawabkan misal untuk kajian atau penelitian. Dan layanan yang lain mungkin persoalan dengan balita dan anak atau layanan yang lain bisa dilayani di PPKS Nurani.

Selanjutnya adalah sesi penialain. Tim melakukan wawancara dengan pengurus PPKS/Satyagatra Nurani, selain juga melihat administrasi yang ada, ruangan konseling, juga dokumentasi data dinding.

Tepat Jam 13.00 WIB, tim selesai dalam kegiatan penilaian, dan selanjutnya tim memberikan kesan dan pesan, dan sebagai puncaknya ditutup dengan kata pelepasan oleh Kabid Dalduk dan KB Gunungkidul, Muh Amirudin.

Acara diakhiri dengan doa bersama ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa acara Penialai PPKS/Satyagatra Nurani telah berjalan dengan lancara dan semoga mendapat nilai yang terbaik.[]

0 Viewers

Post a Comment

0 Comments

The Magazine