IPeKB DIY Studi Tiru Inovasi "Si Mantap Kon KB" ke DP3APPKB Temanggung

Oleh: Sabrur Rohim, SAg (PKB Girisubo, Gunungkidul)


TEMANGGUNG
| Rabu (1/2) pagi, segenap pengurus DPD IPeKB DIY melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Temanggung, persisnya ke DPPPAPPKB Temanggung. Jumlah peserta kegiatan tsb adalah 35 orang. Jajaran pengurus DPD IPeKB DIY sendiri merepresentasikan perwakilan PKB dari 5 kabupaten/kota.

Kegiatan ini mendapatkan rekomendasi dari Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, SH, MH. Para peserta kegiatan juga berkumpul di kantor Perwakilan BKKBN DIY sebagai titik kumpulnya. Ikut dalam rombongan Ketua DPD IPeKB DIY, Nurhadi Yuwono, SH (PKB Kulonprogo), bahkan juga Ketum DPP IPeKB Indonesia, Fattah Triyana, SE (PKB Kota Jogjakarta). Tepat pukul 07.00 WIB kendaraan berangkat menuju Temanggung. 

Perjalanan memakan waktu sekitar 3 jam, dan kurang lebih pukul 10.00 WIB kendaraan yang membawa rombongan pengurus DPD IPeKB DIY sampai di lokasi, kantor DPPPAPPKB Temanggung, Jl Jend Sudirman No 130-32, Temanggung. Rombongan disambut oleh Ketua DPC IPeKB Temanggung, Warih Adi Mulyanto, SE, dan jajaran pengurus IPeKB setempat. 

*** 

Tidak menunggu lama, seremoni acara studi tiru pun dimulai. Sekdin DPPPAPPKB Temanggung, Habib, hadir dalam acara tsb mewakili Kepala DPPPAPPKB Temanggung yang berhalangan hadir. 

Dalam sambutannya, Ketua DPD IPeKB DIY, Nurhadi Yuwono, SH, menyampaikan terimakasih atas sambutan dari tuan rumah, baik dari pihak DPPPAPPKB maupun IPeKB Temanggung. Tujuan kedatangan kami, kata Nurhadi, adalah untuk belajar tentang inovasi "Si Mantap Kon KB", sehingga ke depannya mungkin bisa diterapkan di wilayah DIY.  

"Ini sesuai arahan dari Kaper BKKBN DIY, agar kami melakukan studi tiru ke Temanggung ini, karena inovasi Si Mantap Kon KB sudah diakui dan diapresiasi secara nasional," tegas Nurhadi.  

Menanggapi statemen Nurhadi, dalam sambutan berikutnya, Ketua DPC IPeKB Temanggung, Warih Adi Mulyantoro, SE, merasa senang dengan kehadiran rombongan dari IPeKB DIY. "Ini merupakan penghargaan bagi kami, karena dari Jogja sampai datang ke sini untuk melakukan studi tiru. Padahal harunya kami yang banyak ngangsu kawruh ke Jogja," ujar Warih yang juga berharap besok kapan bersama jajaran IPeKB Temanggung bisa melakukan kunjungan balik ke Jogjakarta. 

*** 

Presentasi inovasi "Si Mantap Kon KB" disampaikan Sekdin DPPPAPPKB Temanggung, Khabib Mualim, SKM, MKes, MM. 

Dikatakan oleh Khabib, bahwa inovasi aplikasi "Si Mantap Kon KB" dicanangkan pada Maret 2022 oleh Bupati Temanggung, HM Al Khadziq.

Inovasi "Si Mantap Kon KB" merupakan kependekan dari "Sistem Informasi Manajemen Pencatatan dan Pelaporan kontrasepsi KB".

Inovasi "Si Mantap kon KB", lanjut Kabib, merupakan sistem informasi yang awalnya berupa pencatatan dan pelaporan manual, kemudian diubah menjadi sistem informasi berbasis teknologi informasi (TI) dengan menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak. 

"Inovasi ini merupakan hal yang baru dan hanya ada di Kabupaten Temanggung, serta belum pernah dilakukan di daerah lain. Yang membuat inovasi ini adalah penyuluh KB Temanggung, Warih Adi Mulyantoro, SE, yang notabene juga Ketua DPC IPeKB Kabupaten Temanggung sendiri," kata Sekdin. 

Disampaikan oleh Khabib, bahwa aplikasi ini sebenarnya sangat mudah, karena hanya menggunakan dua aplikasi MsExcel dan WhatsApp di Android, sehingga byte-nya sangat ringan (kecil). MsExcel untuk olah data, input dan edit, kemudian dilaporkan secara berjenjang melalui aplikasi WhatsApp. "Modal datanya diambil dari PK21, jadi outputnya pun tidak jauh berbeda dengan PK21, tetapi kemudian diedit per bulan oleh kader dari tingkat dusun hingga desa, kemudian direkap oleh PKB Kecamatan untuk dilaporkan ke tingkat kabupaten," kata Khabib. 

"Aplikasi ini sangat memudahkan kader PPKBD dalam kegiatan pendataan dan pelaporan, karena bisa dibuat secara offline, dan pelaporannya hanya lewat WA sehingga tidak mengharuskan dukungan sinyal yang kuat. Jumlah kecamatan di Temanggung ada 20, sementara PKB sangat terbatas, yakni hanya 39 personil. Jumlah desa dan PPKBD di Temanggung ada 289, dengan sub PPKBD sebanyak 1644 orang. Semua lini merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini, karena operasinya sangat mudah, tetapi outputnya luar biasa untuk evaluasi dan eksekusi program," tegas Sekdin. 

Sementara itu, sang inovator, Warih Adi Mulyantoro, menambahkan bahwa kelebihan aplikasi Si Mantap Kon KB ini adalah urgensi dan efektivitasnya untuk terutama peningkatan capaian KB. 

"Dari aplikasi ini, kita dengan sangat cepat dapat mengetahui berapa jumlah unmetneed, by name, by address, dan itu yang langsung kita tindaklanjuti melalui KIE agar segera mengikuti program KB. Sebagai buktinya, pada Maret 2022, saat diluncurkan, posisi unmetneed kita di kisaran 23, dan dalam waktu tidak begitu lama sudah turun di posisi 11. Walaupun masih 2 digit, tetapi penurunannya sangat signifikan," tambah Warih. 

*** 


Hal yang menggembirakan, di akhir sesi, Warih menyilakan PKB DIY menggunakan aplikasi tsb untuk pendataan dan pelaporan di DIY, karena sistem aplikasi ini terbuka. 

Sebelum acara ditutup, terlebih dulu dilaksanakan acara turkar cinderamata antara tamu dan tuan rumah. Dari pihak tamu diwakili oleh Ketum DPD IPeKB DIY, Ketum DPP IPeKB Pusat, serta salah satu PKB yang menyerahkan beberapa produk khas Jogja (kerajinan dan kuliner) dan paket majalah dan buku, diterimakan oleh Sekdin DPPPAPPKB dan Ketua DPC IPeKB Temanggung. Sebaliknya, cinderamata dari tuan rumah, disampaikan oleh Sekdin DPPPAPPKB dan Ketum DPC IPeKB Temanggung    diterimakan oleh Ketua DPD IPeKB DIY. 

Selepas itu, acara pun ditutup lalu dilanjutkan dengan ramah tamah menikmati durian. 

Selanjutnya, rombongan PKB DIY didampingi Sekdin DPPPAPPKB dan jajaran pejabat struktural, juga jajaran IPeKB Temanggung, meneruskan perjalanan untuk berwisata ke kawasan perbukitan Posong, Temanggung, yang kesohor dengan vibes alam pegunungan nan hijau, subur, dingin, dan berkabut.(*) 














0 Viewers

Post a Comment

0 Comments

The Magazine