MERDEKA...! Kader Pendata Girisubo Menerima Honor PK21...!

Koresponden: Sabrur Rohim, S.Ag, MSI (Pasar Ngrancah, Jerukwudel)


GIRISUBO
| Pendataan keluarga tahun 2021, atau yang disingkat PK21 telah selesai sejak akhir Mei silam. Durasi pelaksanaannya sendiri selamat dua bulan, yakni sejak 1 April sampai 31 Mei 2021. Ada perpanjangan yang ditoleransi sampai 21 Juni, I atau persisnya 3 pekan, khususnya untuk wilayah-wilayah yang mengalami kendala teknis, misalnya lemah sinyal (karena sebagian besar memakai metode online).

Kapanewon Girisubo sendiri sebenarnya ditentukan oleh BKKBN memakai metode smartphone (android) dalam kegiatan Pendataan kali ini. Ada 82 kader pendata do Girisubo, sesuai dengan jumlah dusun. Setiap kader memiliki username dan password sendiri-sendiri, dan mereka menjalankan tugasnya dengan fasilitas android masing-masing. Akan tetapi, demi memudahkan kerja di lapangan serta agar ada dokumentasi, maka diinisiatifkan juga agar menggunakan metode formulir. 

Alhamdulillah, sampai batas waktu normatif 31 Mei, kegiatan pendataan baik melalui formulilr atau smartphone selesai di wilayah Kapanewon Girisubo. Ada sekitar 7900-an sekian KK yang berhasil didata. Di sejumlah wilayah (kalurahan/dusun), banyak terjadi kasus kelebihan target di dalam menginput data. Artinya, KK yang diinput melebihi jumlah target yang ditetapkan oleh BKKBN. Ini terjadi umumnya karena faktor kesalahan teknis, misalnya terjadi input ulang, sistem di android yang error, misinterpretasi kader dalam memahami instruksi/juknis, dsb. 

"Hal inilah yang kemudian berdampak pada lamanya proses penyelesaian SPJ pencairan honor PK21 bagi kader pendata. Karena, data yang sudah masuk tidak dapat ditarik kembali. Maka yang kemudian harus dilakukan adalah menyesuaikan angkanya. Targetnya ditambah pada wilayah-wilayah yang over inputnya," kata Hudoyo, koordinator PLKB Girisubo, Kamis (19/08) di BPKB Wonosari, di hadapan kader-kader pendata sesaat sebelum sesi pencairan honor PK21.

Karena mempertimbangkan kondisi pandemi covid-19, acara penyerahan honor PK21 dilaksanakan sesuai prokes (protokol kesehatan). Di Girisubo ada 8 kalurahan, penyerahan dibagi waktunya dalam 2 hari, setiap hari ada 4 kalurahan, dan masing-masing kalurahan dijadwal secara tersendiri. Hari Kamis (19/08) jadwal penyerahan untuk kalurahan Balong (jam 09.00 WIB), lalu Jepitu (jam 10.00 WIB), Karangawen (jam 13.00 WIB), dan terakhir Tileng (jam 14.00 WIB). Sedangkan untuk hari Jumat dijadwal untuk kalurahan Jerukwudel (09.00), Nglindur (jam 10.00), Pucung (jam 13.00), serta terakhir Songbanyu (jam 14.00 WIB). Semua kader yang hadir memakai masker, serta posisi duduk dibuat berjarak minimal 1 meter.

Setiap kader menerima Rp. 4.500,-/KK yang berhasil diinput, dipotong Pph 3%. "Saya harap, ibu-ibu kader pendata semua tidak menganggap ini sebagai gaji. Karena kalau dilihat sebagai gaji, jelas tidak sebanding dengan kerja keras panjenengan semua dalam kegiatan pendataan. Anggap saja ini sebagai bonus atau apresiasi ibu-ibu semua. Kerja panjenengan semua dalam mengabdi kepada masyarakat nilainya lebih besar, dan kami sangat berterimakasih atas perjuangan dan pengabdian panjenengan semua," kata Prasetyohadi, SPd, PKB yang juga pinisepuh BPKB Girisubo.

Para kader pendata di Kapanewon Girisubo, yang total berjumlah 82 orang, merasa bersyukur dengan cairnya honor pendataan keluarga ini. "Saya mengapresiasi atas cairnya honor PK21. Semoga bermanfaat bagi kami semua, dan semoga BKKBN ke depan makin maju programnya," ungkap Emi Setyaningsih, SIP, mewakili kader pendata Kalurahan Pucung.

"Saya sangat bersyukur dan berterimakasih, ini setidaknya sebagai pengganti lelah-lelah kita selama melakukan kunjungan ke rumah-rumah dan menginput ke aplikasi HP," kata Surami, kader pendata Dusun Ngepoh, Kalurahan Nglindur.

Kader pendata yang lain, dari Bandung, Songbanyu, Eni Setyowati, juga menyampaikan rasa syukurnya dengan pencairan honor PK21. "Berapa pun honornya, harus kita syukuri. Kalau bicara jumlah, berapa pun banyaknya kita akan merasa kurang. Kalau kita syukuri, rezeki kita akan menjadi bermanfaat dan berkah," kata Eni.

Sabrur Rohim, SAg, MSI, penyuluh KB yang lain, mengatakan bahwa sejauh ini yang bisa dicairkan baru untuk kader pendata. "Insya Allah dalam waktu dekat akan segera dicairkan honor untuk supervisor tingkat kalurahan. Pokoknya jangan khawatir, semuanya insya Allah akan cair, ini hanya soal waktu," pungkasnya.(*)

0 Viewers

Post a Comment

0 Comments

The Magazine