Kontributor: Dwi Arti Novitasari, SH (penyuluh KB Wonosari)



WONOSARI 
| Pada Senin, Selasa, dan Kamis (24, 25, dan 27/05) di Kapanewon Wonosari tepatnya, di Kalurahan Wunung, diadakan Kegiatan Training Of Trainer (TOT) bagi Kader BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPM dan D) Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan ini diadakan di kelompok kegiatan BKB Holistik Integratif Bina Putra Mulia yang berada di Padukuhan Teguhan, Kalurahan Wunung. Kegiatan TOT ini diikuti oleh 20 peserta yaitu kader BKB, pendidik Paud, kader Posyandu dan perwakilan dari PKK Kalurahan serta kader KB. Pelaksanaan kegiatan ini di balai Padukuhan Teguhan yang berdampingan dengan gedung PAUD serta gedung posyandu.

TOT integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di posyandu ini dilaksanakan selama 3 hari dengan materi yang sangat banyak dan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Untuk kegiatan hari pertama diawali pembuakaan oleh Lurah Wunung, Sugiman. Kemudian acara dilanjutkan penyampaian materi oleh Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Keluarga (PKK) DP3AP2 DIY, Hera Aprilia, SKom, MEng tentang, Kebijakan dan Teknis Pelaksanaan Integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu (Pergub No. 36 tahun 2013)

Setelah itu dilanjutkan materi dari penyuluh KB Kapanewon Wonosari, Dwi Arti Novitasari, SH, tentang, Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Disampaikan oleh Novi bahwa pertumbuhan dan perkembangan pada balita adalah sesuatu berbeda. Pertumbuhan dapat diukur (kuantitatif), perubahan dalam ukuran fisik, tinggi dan berat badan, organ tubuh, lingkar kepala. Sedangkan perkembangan tidak dapat diukur (kualitatif), perubahan yang ada dalam perbandingan tubuh, kemampuan berfikir rasional meningkat serta perluasan sosialisasi. Diharapkan peserta dapat membedakan arti dari pertumbuhan dan perkembangan.

Sesi terakhir di hari pertama adalah materi dari Disdikpora Kabupaten Gunungkidul tentang, Teknis Pembelajaran PAUD di Kelompok Integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu. Narasumbernya adalah Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal, yaitu Nani Asyfiah, SSos, MSi. Disampaikan oleh Nani bahwa beliau sangat mengapresiasi dengan adanya kelompok BKB Holistik Integratif Bina Putra Mulia dengan PAUD dan Posyandu di Padukuhan Teguhan Kalurahan Wunung ini. Semoga kegiatan selalu berjalan dengan lancer sesuai dengan protokol kesehatan. Untuk teknis pembelajaran PAUD saat ini, ujar Nani, adalah melalui daring sehingga dibutuhkan inovasi dan teknik pembelajaran yang menarik untuk anak didik. "Dimungkinkan juga untuk kunjungan rumah bagi pendidik PAUD kepada anak didik agar pelayanan terhadap anak usia dini bisa optimal," katanya.

Memasuki hari kedua, TOT menghadirkan narasumber yang sangat istimewa, yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gunungkidul yang sekaligus juga Istri Bupati Gunungkidul, Diah Purwanti Sunaryanta. 

Para peserta sangat antusias memperhatikan materi tentang, Peran PKK dan Kader dalam Pelaksanaan Integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu. Diah, panggilan akrab beliau, selain memperkenalkan diri selaku Ketua TP PKK Kabupaten Gunungkidul yang baru 2 bulan ini juga memberikan motivasi kepada peserta untuk aktif dalam kegiatan BKB HI yang sudah berjalan ini. PKK sangat mendukung kegiatan integrasi BKB, PAUD dan Posyandu ini karena juga merupakan bagian dari Pokja PKK. Diah juga menjelaskan tentang bagaimana seyogianya peran PKK dan kader dalam pelaksanaan integrasi tersebut.

Setelah materi pertama kemudian disusul materi dari kepala DP3AP2 DIY yaitu Erlina Hidayati Sumardi, SIP, MM tentang, Kebijakan Pembangunan Ketahanan Keluarga. Erlina sangat berterima kasih atas antusiasme kader dalam mengikuti kegiatan TOT ini, semoga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak. 

Materi terakhir dari Lurah Wunung, Sugiman tentang, Peran Kalurahan dalam Pelaksanaan Integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu. Pemerintah Kalurahan Wunung sangat mendukung kegiatan ini serta memberikan stimulan dalam bentuk anggaran operasinal kegiatan melalui Anggaran Dana Desa. Walaupun saat ini anggaran desa banyak yang terserap untuk kegiatan penanganan pandemi covid-19, namun kegiatan untuk operasional BKB HI tetap dialokasikan. Lurah wunung juga mengharapkan agar PAUD dan Posyandu wilayah Padukuhan lain juga disasar oleh BKB sehingga dapat membentuk kelompok kegiatan seperti BKB HI Bina Putra Mulia.

Hari ketiga yang juga merupakan hari terakhir kegiatan TOT ini masih ada 3 materi kegiatan yaitu dari Dinas Kesehatan, PKB, dan DP3AKBPM dan D. Dr Trianawati dari Dinas Kesehatan menyampaikan materi tentang, Simulasi dan Praktek SDIDTK dan Pengisian Tumbuh Kembang Anak

Dijelaskan oleh Trianawati bahwa untuk saat ini kita sedang berhadapan dengan problematika pengentasan angka stunting. Diharapkan kader posyandu selalu rutin dalam pelaksanaan timbang badan dan pengukuran tinggi serta lingkar kepala pada balita, dan kegiatan seperti itu dilakukan secara tepat dan akurat. "Jangan sampai karena salah ukur maka akan memunculkan angka stunting. Setiap balita juga diharapkan mempunyai buku Kesehatan Ibu dan Anak," kata Trinawati.

Materi kedua disampaikan oleh Dra Umi Wasriyati, MM, selaku Koordinator PKB Kapanewon Wonosari, dengan materi tentang, Pemantauan Perkembangan Menggunakan Kartu Kembang Anak. Pada sesi ini disampaikan tentang sosialisasi Kartu Kembang Anak serta cara pengisian KKA. Bagi balita yang belum tersasar penggunakan KKA maka segera dilaksanakan pendampinangan agar semua balita dapat terpantau perkembangannya. 

Sesi terakhir oleh Kabid Pengendalian Penduduk dan KB DP3AKBPM dan D, yaitu Dra Dwi Iswantini yang mengisi tentang, Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Pada materi terakhir ini semua peserta diwajibkan membuat RTL untuk selanjutnya diserahkan dan dikumpulkan sebagai bahan laporan kegiatan. RTL ini untuk segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini agar peserta dapat mengaplikasikan kegiatan TOT ini secara langsung dan bermanfaat untuk masyarakat utamanya untuk pelayanan secara terpadu bagi anak usia dini. Dwi Iswantini juga sekaligus menutup acara kegiatan TOT Integrasi BKB, PAUD, SDIDTK di Posyandu ini dan mengucapkan terima kasih kepada para peserta atas partisipasinya dalam kegiatan selama 3 hari ini. Salam BKB! Orang Tua Hebat, Balita Cerdas, Keluarga Bahagia...!(*^)