Pertemuan BKL Sido Sehat Plembutan, "Tips Sehat dan Bahagia di Masa Lanjut Usia"

Koresponden: Aprilia Waningrum & Drs Edy Pranoto (Mahasiswi KKN dan PKB Playen) 


PLAYEN
| Bertempat di Balai Dusun Wiyoko Utara, Kalurahan Plembutan, Kapanewon Playen dilaksanakan kegiatan penguatan pada kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) "Sido Sehat". Kegiatan rutin di Kampung Keluarga Berkualitas ini menjadi istimewa karena dihadiri oleh Hj Nur Hajh Sarifah, penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Playen serta Sri Sutarmiyati, SPd, selaku Kamituwa Kalurahan Plembutan.

Pertemuan dilangsungkan pada hari Rabu (02/11) dimulai pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB. Acara dibuka dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan di lanjutkan Mars Keluarga Berencana, yang dipimpin oleh Aprilia salah seorang mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata dari Universitas IKIP PGRI Yogyakarta.

Ketua Kampung KB Kalurahan Plembutan, Saidi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada Ibu Penyuluh Agama Islam dan Ibu Kamituwa yang telah meluangkan waktunya ikut bergabung di pertemuan kelompok BKL Sido Sehat. Beliau berharap agar apa yang akan disampaikan oleh kedua narasumber ini akan mendorong bagi anggota BKL untuk lebih trampil didalam melakukan pendampingan kepada para usila.

Sesi pertama kegiatan penguatan kelompok BKL ini disajikan materi terkait, “Cara menjaga Kesehatan dan Bahagia dimasa Tua”, yang disampaikan oleh Hj Nur Hajh Sarifah. Beliau sampaikan bahwa semakin kita bertambah usia, kita pasti merasakan banyak perubahan baik itu psikis maupun fisik, dengan begitu perlunya kita menjaga gaya hidup sejak dini, sehingga saat kita tua nanti kondisi tubuh dan psikis kita tetap terjaga. Beliau menyampikan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan dan tetap bahagia di masa tua, di antaranya :

1. Lansia hendaknya secara teratur melaksanakan ibadah keagamaan (salat),

2. Lansia hendaknya selalu bersikap syukur atas apa yang ia terima dari Yang Mahaesa

3. Lansia hendaknya punya sikap lebih sabar atas apa yang mereka terima.

4. Lansia hendaknya  rajin dikegiatan sosial (berkumpul ) sebagai sarana silaturahim

5. Lansia hendaknya melaksanakan shodakoh (tidak harus dalam bentuk uang/barang, namun bisa dalam bentuk kasih sayang, senyuman, maupun pengetahuan).

6. Lansia hendaknya melaksanakan baca kitab suci (Alquran), sebagai sarana menghindari kepikunan.

7. Lansia bisa tetap menyalurkan hobi, minat dan bakat sebagai sarana beraktivitas.

8. Lansia diharapkan juga tetap berolah raga ringan guna menjaga kebugaran tubuh.

9. Lansia juga tetap bisa melaksanakan kegiatan ekonomi produktif guna meningkatkan pendapatan keluarga.

Pada sesi kedua disampaikan materi oleh Kamituwa, Sri Sutarmiyati, tentang, “Peran Keluarga Didalam Menjaga Kesehatan dan Kebahagiaan Lansia dalam Keluarga”. Beliau sampaikan tentang konsep pengertian manusia usia lanjut, pengertian keluarga, dan peran keluarga didalam menjaga agar lansia tetap sehat dan bahagia.

Pertemuan kelompok BKL Sido Sehat diikuti tidak hanya anggota kelompok  yang mempunyai lansia, namun juga para lansia yang masih aktif berkarya di pertanian, seperti merumput, tanam sayur dan umbi-umbian.  

Menariknya yang ditemukan dalam pertemuan ini, ibu-ibu lansia yang sudah berumur  lebih dari 60th masih kuat untuk pergi kekebun dan mencari pakan untuk ternaknya, sehinggan saat Ibu Kamituwa  mengajak untuk tetap berolahraga walaupun sebulan sekali, sepontan ibu-ibu lansia menjawab :“Mboten saben dinten olahraga, amargi sampun wonten alas...!” Ungkapan itu pun mengundang gelak tawa semua yang hadir.

Sementara itu Drs Edy Pranoto, selaku pembina kampung KB Plembutan menyampaikan beberapa pesan penting kepada para kader BKL dan para lansia, yaitu:

a. Kader diharapkan mencermati anggota BKL yang masih PUS agar tidak meninggalkan KB.

b. Kader BKL diminta untuk melengkapi administrasi tambahan di kelompok BKL Sido Sehat, meliputi, buku tamu, buku kegiatan dan buku daftar hadir.

c. Kelompok BKL diharapkan mampu melaksanakan pertemuan secara mandiri, tanpa bergantung pada PLKB.

d. Diminta pada kader BKL untuk selalu memberikan pendampingan secara bergotong-royong kepada para lansia yang tergolong rentan dan bersifat ketergantungan.

e. Pada teman-teman KKN, diharapkan untuk memberikan bimbingan dan pendampingan kepada kader BKL dalam hal penyusunan konten kreatif di media online, seperti IG dan FB maupun Tik-Tok.

Di akhir sesi setelah acara ditutup semua peserta diajak makan bersama oleh ketua Kambung KB, dengan sejian khas sayur ndesa lombok ijo , hasil panen bersama  menjelang musim penghujan tahun ini.(*)

0 Viewers

Post a Comment

0 Comments

The Magazine