Mengajak Remaja Berperan dalam Pencegahan Stunting


Oleh: Ir Sihana Yuliarto (PKB Tanjungsari)


Latar Belakang

Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan anak terganggu, ditandai dengan tubuh pendek yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Balita stunting pada umumnya rentan terhadap penyakit, mempunyai kecerdasan yang di bawah normal serta produktivitasnya rendah. Yang dimaksud kekurangan gizi kronis di sini, yakni kondisi kekurangan gizi yang berlangsung lama, dari janin yang masih ada di dalam rahim sampai bayi usia 24 bulan. Kondisi ini menyebabkan tumbuh kembang anak tidak berlangsung secara optimal.

Di masa pandemi COVID-19, diperkirakan jumlah anak stunting dan gizi buruk di Indonesia meningkat. Pasalnya, dengan banyaknya orang tua yang kehilangan pekerjaan, rasanya sulit untuk memenuhi kelengkapan nutrisi buah hati mereka.

Beberapa hal yang bisa menjadi penyebab stunting pada anak, antara lain:

  1. Kebersihan lingkungan yang kurang terjaga

Kebersihan lingkungan di sekitas anak yang kurang baik, seperti sanitasi yang buruk, dapat memicu penyakit diare dan cacingan pada anak, yang pada akhirnya akan meningkatkan risiko gangguan tumbuh kembang.

  1. Status gizi ibu yang buruk saat hamil dan menyusui

Kekurangan gizi sejak janin dalam kandungan dan saat ibu menyusui, hal mana ini bisa berpengaruh pada tumbuh kembang balita.

  1.  Pola MP ASI yang tidak sehat dan bergizi

Pada masa MP ASI sejak usia 6 bulan, oleh karena itu, standar makanan yang diberikan kepada bayi dan balita harus sehat dan bergizi.

  1.  Anak jarang mengonsumsi sayur dan buah

  2. Jarak kehamilan yang terlalu dekat

Jarak antar kehamilan yang dinilai aman adalah 18 bulan.

  1.  Usia kehamilan ibu

Ibu yang hamil pada usia di bawah 20 tahun meningkatkan risiko terjadinya stunting pada anak.

Kesimpulannya, bahwa guna pencegahan stunting, hal pokok yang harus diperhatikan adalah gizi ibu hamil dan balita harus terpenuhi, sehingga tumbuh kembang anak dapat optimal dan terwujud balita yang sehat, balita yang mempunyai tingkat intelegensi yang baik.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa remaja adalah calon orang tua di masa yang akan datang. Mereka-mereka itulah yang nantinya mempunyai peran besar dalam mewujudkan generasi-generasi berkualitas dimasa yang akan datang. Upaya yang paling tepat guna pencegahan stunting diawali dari mereka sendiri, yakni kaum remaja.

Kurangnya pengetahuan remaja sebagai calon orang tua tentang pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dapat meningkatkan risiko anak yang dilahirkan kelak mengalami gangguan pertumbuhan hingga stunting. Mendasari hal tersebut, sangat perlu bagi remaja untuk mendapatkan pendidikan parenting juga pemahaman kesehatan serta pemahaman akan pentingnya penerapan makan dengan pola gizi seimbang.

Yang tidak kalah penting adalah perencanaan keluarga. Ada beberapa hal yang perlu direncanakan oleh remaja sebelum masuk kejenjang pernikahan, antara lain: usia ideal menikah (21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki), sehat baik jasmani maupun rohani, kesiapan mental, juga kesiapan finansial/ekonomi.


Permasalahan

Hanya saja, dalam hal ini ada sejumlah masalah yang timbul terkait dengan kondisi remaja kita saat ini, antara lain:

  1. Sebagaian besar remaja belum menerapkan pola makan dengan gizi seimbang. Mereka lebih banyak mengonsumsi makanan yang sifatnya instan. Buah-buahan dan sayur-sayuran jarang mereka konsumsi, hal mana itu menyebabkan asupan vitamin dan gizi yang dibutuhkan oleh remaja tidak dapat terpenuhi.

  2. Perencanaan keluarga oleh remaja sebelum masuk jenjang pernikahan belum semua menerapkan. Masih ada remaja yang menikah di bawah usia ideal (peremnpuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun), yang secara mental dan finansial belum siap, termasuk belum adanya kesiapan menjadi orang tua yang harus bertanggung jawab mendampungi tumbuh kembang anak yang dilahirkan agar berjalan optimal.

  3. Sebagaian besar remaja belum mendapatkan informasi secara lengkap tentang Pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dapat menjadi bekal saat menjadi orang tua dan diterapkan dalam pengasuhan anak dan balitanya.



Meningkatkan Peran Remaja untuk Pencegahan Stunting

Stunting, sampai awal tahun 2021 ini masih menjadi isu besar di Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peran serta masyarakat termasuk pemerintah sangat diperlukan guna penanganan pencegahan serta percepatan penurunannya. Dinas instansi yang berkompeten juga sangat diharapkan mengalokasikan anggarannya untuk keperluan intervensi, baik intervensi yang bersifat spesifik maupun sensitif. Komitmen dari propinsi, kabupaten/kota, kapanewon, sampai kalurahan sangat dibutuhkan sebagai upaya penurunan angka stanting di Indonesia juga Daerah Istimewa Yogyakarta.

Salah satu kelompok yang patut dan tepat disasar agar berperan dalam pencegahan stunting adalah  remaja. Remaja merupakan kelompok potensial yang bisa dilibatkan dalam program pencegahan stunting.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja agar dapat berperan dalam upaya pencegahan stunting, dan menurunkan kasus stunting di masa yang akan datang, antara lain:

  1. Perencanaan keluarga

Remaja diharapkan paham akan pentingnya perencanaan keluarga. Hal-hal yang perlu direncakan sebelum masuk jenjang pernikahan, antara lain, ideal usia, matang secara mental, kesiapan secara ekonomi serta sehat secara fisik. Dengan perencanaan keluarga, akan dapat menghindari pernikahan dini/pernikahan usia anak, yang dapat menghasilkan keturunan bayi stunting. Ini sesuai tagline BKKBN, "Berencana Itu Keren".

  1. Pengetahuan tentang pola gizi seimbang

Dengan pengetahuan yang cukup tentang pentingnya penerapan pola gizi seimbang, pada saat remaja menjadi orang tua maka akan paham apa yang harus dilakukan. Pemenuhan gizi seimbang pada saat kehamilannya juga penting, karena menjamin kesehatan janin yang ada di dalam rahim. Pemberian ASI eksklusif 6 bulan penuh yang dapat meningkatkan imunitas bayi, dan pemberian MPASI yang tepat yang dapat memacu perkembangan otak secara optimal.

  1. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja (KRR)

Guna menghasilkan keturunan yang sehat dan mempunyai kecerdasan yang baik, remaja perlu paham akan usia yang tepat untuk berreproduksi yang sehat, yaitu antara usia 21 tahun sampai 35 tahun seorang perempuan.

  1. Pengasuhan 1000 HPK

Pemahaman akan pengasuhan 1000 HPK perlu diketahui oleh remaja, agar remaja pada saat sudah menjadi orang tua sudah siap untuk melakukan pengasuhan 1000 HPK. Karena, dengan penerapan pengasuhan 1000 HPK, maka stunting akan dapat dicegah.

Selain itu, perlu ada upaya bagaimana agar penganganan dan pencegahan stunting bisa berjalan secara efektif, dan penurunannya dapat terwujud, dengan melibatkan remaja dalam suatu wadah. Wadah PIK Remaja dan Bina Keluarga Remaja (BKR) sarana yang tepat untuk menggandeng remaja untuk ikut berperan dalam pencegahan stunting.

"Stunting adalah sebuah siklus. Jika calon ibu punya asupan gizi kurang sejak remaja, Ia berisiko punya anak kurang gizi dan si anak akan mencontoh pola makan ibunya dan siklus tersebut akan terus berlanjut".(*)

0 Viewers

Post a Comment

3 Comments

  1. Kontak saya.
    Nama: Hadi Queen Rosanah 
    Email: rosanahhadi@gmail.com
    Negara: Indonesia
     WA: +6288263264080


    Nama saya HADI QUEEN ROSANAH, 60 tahun, seorang Ibu dan seorang wanita bisnis selama 20 tahun sekarang, Saya baru-baru ini mengalami kemunduran besar dalam bisnis saya dan membutuhkan dukungan keuangan, saya mendekati 4 bank di Indonesia untuk mendapatkan pinjaman, persyaratan bank untuk pinjaman besar sangat tidak mungkin terpenuhi, jadi saya pergi online untuk mencari pinjaman dan dalam prosesnya saya ditipu 100 juta oleh pendarat palsu sampai saya menemukan  FEMI OTEDOLA LOAN FIRM, pertama saya takut melamar karena saya sebelumnya pengalaman, tapi akhirnya saya mengajukan pinjaman 900 juta dan setelah menyelesaikan semua prosedur dan mengirimkan detail rekening saya pinjaman saya ditransfer dalam waktu 2 jam saya sangat senang atas kebaikan dari FEMI OTEDOLA LOAN FIRM ini dan atas kejujuran mereka. jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin tahu lebih banyak tentang perusahaan, hubungi saya.

    Hubungi FEMI OTEDOLA LOAN FIRM dengan
    WA: +1 (386) 628 3904
    Email: femiotedolaloanfirm@gmail.com 
    Perusahaan: Femi Otedola Loan Firm 
    Situs web: https://femiotedolaloanfirm.websites.co.in

    ReplyDelete
  2. السلام عليكم

    NAMA PERUSAHAAN: ONE BILLION RISING FUND
    GMAIL PERUSAHAAN: onebillionrisingfund@gmail.com
    NOMOR TEL: +1 267 526 5352
    NOMOR WHATSAPP: +1 267 526 5352  

                                   CERITA KEHIDUPAN BENAR

    Saya terkenal sebagai Mikhail Irfan Aqil seorang bapa, suami, saudara lelaki dan rakan saya dari (Putrajaya) Malaysia dan saya telah mengalami banyak tekanan kewangan dan tidak ada yang dapat meminjam wang saya untuk menyelesaikan projek perniagaan saya bermula beberapa bulan lalu . Saya telah ditipu oleh beberapa agen palsu yang mendakwa mereka dapat membekalkan saya dengan bahan mentah untuk pengeluaran

    Saya menjadi fraustrasi dan jika tidak untuk isteri saya, saya akan melakukan perbuatan bunuh diri kerana kesakitan itu terlalu banyak dan semua harapan hilang yang membuat saya mula hidup dari awal lagi dan ia tidak mudah sehingga saya bertemu ONE BILION RISING FUND sebuah syarikat pinjaman

    Saya memutuskan untuk memohon pinjaman selepas saya menghubungi penguji syarikat yang sebenarnya memberi saya harapan dan memberitahu saya tidak takut bahawa syarikat itu akan meminjamkan wang saya selagi saya boleh memberikan mereka requiremet yang merupakan beberapa maklumat peribadi dan saya lakukan jadi selepas saya melalui semua proses yang mereka meminjamkan wang mereka kemudian memberitahu saya bahawa saya telah dijumpai layak untuk pinjaman dan diminta untuk menunggu dan kejutan saya geatest saya mendapat dikreditkan dan ini membuat hidup saya lebih baik hidup dan dan sangat berterima kasih kepada Allah, Isteri saya dan kepada

    ONE BILLION RISING FUND
    GMAIL "" "" "onebillionrisingfund@gmail.com

                          UNTUK MENGHUBUNGI AKU
    Mikhail Irfan Aqil
    mikhailirfanaqil@gmail.com
    IG :: Mikhail Irfan
    RM::100.000.00

    ReplyDelete
  3. Nama Perusahaan ::::: ONE BILLION RISING FUNDGmail ::: onebillionrisingfund@gmail.com

    Salam dari Perancis

    Saya ingin menciptakan kesadaran bagi orang-orang saya di Indonesia tentang Perusahaan Pinjaman bahwa saya mendapat pinjaman dari untuk mengurus tagihan medis orang tua saya dan saya dapat membuka bisnis keluarga untuk mereka

    ONE BILLION RISING FUND adalah perusahaan pinjaman yang datang untuk membantu saya selama krisis keuangan saya dan saya bisa mendapatkan pinjaman Euro15,000.00

    Jadi saya pergi untuk memberi tahu sesama orang Indonesia bahwa jika mereka membutuhkan pinjaman asli dari perusahaan tepercaya, mereka harus menghubungi ONE BILLION RISING FUND karena mereka telah menyelesaikan keraguan saya dan sekarang saya tahu bahwa tidak semua pemberi pinjaman online baik tetapi perusahaan buruk. tidak akan membiarkan kita melihat pemberi pinjaman yang baikSaya telah mendengar dan bertemu banyak pemberi pinjaman palsu ketika saya berada di Indonesia dan mereka semua membuat hidup saya di Indonesia tidak layak karena rahmat Tuhan saya memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan ke Prancis dan sudah 5 tahun sejak saya di sini di Perancis di mana saya bertemu dengan satu-ke-satu agen ONE BILLION RISING FUND dan dia memperkenalkan memberi saya perusahaan gmail bahwa saya harus menghubungi perusahaan dan dia juga membantu saya mendapatkan pinjaman

    Maksud saya adalah bahwa masih ada pemberi pinjaman online nyata tetapi jika Anda masih tidak yakin bagaimana cara mendapatkan pinjaman, saya akan mendorong Anda untuk menghubungi perusahaan ini dengan Gmail di atas dan saya memastikan bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman dengan lancar dan mudah.

    Bersenang-senang selalu dengan ONE BILLION RISING FUND online

    Tetap Perpesona

    ReplyDelete
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)

The Magazine