Dari Pertemuan BKB Sultan Agung, Girikarto; Pentingnya Penerapan Fungsi Ekonomi dalam Pengasuhan Balita

Kontributor: Supriana, SSos & Susilastuti (PKB & pramusaji Panggang)


PANGGANG | Dalam rangka peningkatan kualitas kelompok BKB Sultan Agung, pada hari Kamis (12/11) telah dilaksanakan pertemuan kegiatan kelompok BKB Sultan Agung di aula Padukuhan Padem, Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang.

Acara tersebut dihadiri oleh Koordinator PKB Kapanewon Panggang, Supriana, SSos yang juga selaku pembina wilayah dan Subarja, PKB Kapanewon Panggang, Ketua Forum Kampung KB Sugiyatno, serta pengurus dan anggota BKB Sultan Agung sebanyak 30 orang.

Dalam sambutannya, Sugiyatno menyambut baik kegiatan kelompok BKB dan menyampaikan dukunganya untuk kegiatan BKB tersebut. Lebih lanjut lagi dijelaskan bahwa semua ibu-ibu yang mempunyai balita hendaknya dapat ikut dan bergabung dalam kegiatan ini, karena kegiatan ini membawa dampak positif bagi ibu dan balita.

“Kondisi ekonomi sebuah keluarga biasanya mempengaruhi keharmonisan sebuah keluarga. Karena itu, mengajarkan anak untuk berhemat dan menumbuhkan jiwa wira usaha akan membuat mereka kelak dapat cerdas secara finansial,” demikian yang disampaikan Lurah Girikarto, Tuyadi, dalam sambutannya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Tuyadi bahwa fungsi utama lembaga ekonomi ada 2 yaitu mengatur masalah hubungan antar pelaku ekonomi dan meningkatkan pelaku ekonomi dan meningkatkan produktivitas ekonomi semaksimal mungkin. Oleh karena itu, mari hal ini kita terapkan pada anak-anak sejak dini dengan cara dan metode yang pas, kata Tuyadi.

Selanjutnya, penerapan fungsi ekonomi tidak hanya diterapkan pada orang tua saja, tetapi balita pun perlu diterapkan fungsi ekonomi untuk membentuk karakter hidup hemat pada anak sejak dini, demikian yang disampaikan Supriana, SSos, dalam penyampaian materi dengan tema, Penerapan Fungsi Ekonomi Pada Pengasuhan Balita.

Pada kesempatan tersebut dibagikan sebuah celengan plastik berbentuk jago pada setiap balita di anggota BKB tersebut sebanyak 30 balita.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa sisa uang operasional kegiatan kelompok BKB Sultan Agung yang dikumpulkan dalam kurun waktu hampir 1 tahun ini sebagian dibelikan celengan plastik dan dibagikan kepada balita di kelompok BKB tersebut.

Sebelum mengakhiri penyampaian materinya, Supriana berpesan dengan penuh harap supaya celengan yang tidak seberapa besar harganya ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan dilihat dari harganya, tetapi lihatlah berapa besar nilai dan manfaatnya, kata Pak Pri, sapaan akrabnya.

Anggota BKB menyambut baik dan merasa senang dengan acara tersebut karena dapat mendidik anak untuk berlatih hidup hemat.

Acara berjalan lancar dan hangat. Banyak diskusi dan pertanyaan. Acara ditutup dengan berdoa bersama menurut agama dan kepercayaan masing- masing.(*)

0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine