Ngalangombo Menjadi Kampung KB Percontohan

Reporter: Sabrur Rohim, SAg, MSI (Girisubo)


SEMANU | Kamis (8/10) pagi berlangsung acara, “Ekspos Kampung KB Percontohan”, bertempat di Dusun Ngalangombo, Dadapayu, Semanu. Acara ini diisi dengan berbagai aksi unjuk kebolehan, atraksi, kreasi dari kader-kader Pokja Kampung KB Ngalangombo, terutama seni suara dan koreografi KIE program Banggakencana. Selain itu ada juga ekspos kuliner hasil karya UPPKS Ngalangombo. Hadir dalam acara itu sejumlah personil yang dari Perwakilan BKKBN DIY, Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul, Sujoko, SSos, MSi beserta stafnya, Forkompinkap Semanu, Lurah Semanu dan jajarannya, pengurus IPeKB Gunungkidul, sejumlah PKB dan kader IMP setempat, serta masyarakat luas di Ngalangombo dan Nongkosingit.

Acara hari itu sendiri sebetulnya bukan semata-mata berisi ekspos kreasi dan inovasi Kampung KB Ngalangombo sebagai Kampung KB Percontohan, namun juga sekaligus dalam rangka perpisahan dengan Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul, Sujoko, SSos, MSi yang per November ini memasuki masa purna tugas (pensiun).

Dalam sambutan awalnya, Kadus Ngalangombo, Wita Yulianto mengatakan bahwa Kampung KB Ngalangombo diresmikan tahun 2018. Dicanangkan sebagai kampung KB, tegas Wita, bukan berarti statusnya sebagai dusun yang terbaik, tetapi justru karena memiliki banyak kekurangan, misalnya karena lokasi dusun yang berada di pinggiran. “Akan tetapi, dengan dicanangkan sebagai kampung KB, kami tidak lantas merasa malu, tetapi jadi semangat untuk bisa membangun, agar bisa bersaing dengan kampung KB yang lain. Kami meras, justru keberadaan kampung KB membawa berkah, karena membuat Ngalangombo jadi banyak dikenal. Sebagai buktinya, hari ini misalnya, banyak pejabat dan pemangku kepentingan yang hadir di sini,” kata Wita bangga.



Progres

Wita lalu bercerita, bahwa setelah Kampung KB di Ngalangombo berjalan selama 3 (tiga) tahun, alhamdulillah dari aspek kesertaan KB-nya ada progres yang sangat membanggakan, misalnya saja sebelum kampung KB dicanangkan di sini, MKJP hanya 1 akseptor, sekarang menjadi 7, tetapi itu sudah banya, karena PUS-nya memang sedikit.

Ditambahkan oleh Wita juga bahwa infrastruktur kini meningkat di Ngalangombo, yang tidak lain berkat kemandirian warga sendiri dan bantuan dari pemerintah. “Pokoknya berkat adanya Kampung KB, sekarang kondisi Ngalangombo sudah jauh berbeda, semakin maju, guyup rukun masyarakat juga sangat tinggi. Barusan ini alhamdulillah ada dana CSR Ban BPD DIY sebesar Rp 20 juta, yang hanya diberikan kepada 5 padukuhan, yang salah satunya adalah Ngalangombo, dan ini semua sekali lagi berkat kampung KB. Maka saya berharap kepada warga, mari kita tingkatkan apa sudah ada, mari bersama-sama membangun padukuhan Ngalangombo, walaupun dusun kita terpencil, tetapi semoga bisa menjadi teladan bagi padukuhan yang lain,” ajak Wita.

Mewakili warga, Wita secara khusus menyampaikan rasa terimakasih kepada Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul yang telah banyak memberi fasilitasi, sehingga Ngalangombo bisa seperti sekarang, di mana ini semua berkat kiprah dan pengorbanan Kadin. “Bahkan kami tidak bisa berkata apa pun, pengorbanan Bapak Sujoko tidak bisa diungkapkan. Ibaratnya, sejatinya kami tidak ingin berpisah dengan Kadin, tetapi bagaimana lagi, karena sudah aturannya begitu. Maka dari itu, kami ikut mangayubagya, semoga setelah pensiun Pak Sujoko tetap berkarya untuk Gunungkidul. Meskipun sudah pensiun, semoga tidak lupa dengan Ngalangombo, karena kami sudah terlanjur cinta. Semoga silaturahim tetap berlangsung. Kapan pun Pak Sujoko bersilaturahim ke Ngalangombo, kami siap menyambut, karena Bapak sudah kami anggap seperti orangtua sendiri. Kami hanya bisa berdoa semoga Pak Sujoko diberi usia yang panjang, tercapai cita-cita, dan tetap berkarya,” pungkas Wita.



Wujud Cinta

Sementara itu, Koordinator PKB Semanu yang juga sekaligus pembina wilayah Kalurahan Dadapayu, Sujadi, SSos, dalam sambutannya pertama-tama mengucapkan terimakasih waktu yang diberikan, juga terimakasih kepada semua pihak yang berkenan hadir, terutama sekali kader-kader IMP Kalurahan Dadapayu, kader-kader Dusun Ngalangombo, dll. Sujadi mengajak hadirin untuk bersyukur kepada Allah atas segala hidayah dan nikmat-Nya yang telah dicurahkan kepada kita semua.

Sujadi dalam sambutan tersebut melaporkan bahwa acara ini bertajuk, “Ekspos Kampung KB dan Pisang Kenang Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul,” dengan mengambil tema: “Sepi Pamrih, Tebih Ajrih, Rawe-rawe Rantas, Malang-malang Putung.”

Disampaikan oleh Sujadi bahwa sebenarnya acara ini sudah direncanakan jauh sebelumnya, kurang lebih 1,5 bulan yang lalu, oleh warga yang didukung sepenuhnya oleh dukuh, lurah, dan Penewu Kapanewon Semanu, serta juga didukung oleh beberapa pihak yang lain. “Kami warga Ngalangombo tidak akan pernah lupa dengan dukungan dari Kadin, karena sejak awal sampai sekarang, apa pun yang kami rencanakan dan programkan semua ini atas dukungan dari Kadin, yang selalu mendukung dan merespon. Maka dari itu, kami tidak akan pernah lupa atas dukungan Kadin,” kata Pak Jadi, sapaan akrabnya.

Meski acara ini dilaksanakan dengan sederhana, lanjut Pak Jadi, yakni dalam suasana pandemi covid-19, semoga ini menjadi saksi bahwa kami ingin memberikan penghargaan atas kebaikan kadin. Meskipun hanya lewat kata-kata, dengan ini kami sampaikan, “Selamat purna bakti, semoga panjang umur, dan tetap semangat...!”

Melalui even ini kami ingin menunjukkan cinta melalui banyak tampilan dari PIK Remaja, Gabungan Remaja Ngalangombo (Gareng), juga dari kader-kader, dll. Ada juga inovasi dari PIK-R, misalnya karena sekarang musim layang-layang, maka mereka membuat inovasi layang-layang diberi tulisan-tulisan untuk KIE/penyuluhan Banggakencana, dengan harapan semoga menjadi pesan bagi para hadirin semua,” tambah Pak Jadi.

Dalam kesempatan tersebut Sujadi memohon doa restu dari Kadin, bahwa banyak keinginan yang belum tercapai, sehingga ke depan masih banyak upaya-upaya yang akan dilakukan. “Ngalangombo adalah padukuhan yang terjauh, dan kondisinya sekarang masih belum ada sinyal. Mohon maaf, kondisi tersebut telah menjadikan ada kendala dalam hal berkomunikasi. Maka kami akan berupaya untuk mencari fasilitator pengadaan tower di wilayah Ngalangombo. Harapannya, apa saja yang sudah terlaksana di Ngalangombo semoga bisa menjadi inspirasi bagi dusun-dusun yang lain di Dadapayu,” pungkas Sujadi.



Berkat Dukungan Warga

Adapun dari Perwakilan BKKBN DIY, sambutan disampaikan oleh Sekertaris Perwakilan BKKBN DIY, Novitrisia Widowati, SH, MSc. Pertama-tama, Novi menyampaikan rasa syukur bahwa meski di masa pandemi, kita semua nyatanya masih diberi kesehatan, sehingga masih bisa bertemu dalam kegiatan ini. Mewakili Kaper BKKBN DIY, Novi menyampaikan salam hormat dan mohon maaf kepada lurah Dadapayu, khususnya karena Kaper tidak bisa rawuh disebabkan ada acara yang tidak bisa ditinggalkan. Disampaikan bahwa yang menghadiri acara kali ini adalah staf dari Bidang Dalduk dan Bidang Adpin.

Kaper memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Ngalangombo, karena sejak dicanangkan 2018, sekarang Dusun Ngalangombo telah menjadi Kampung KB percontohan. Ini semua terjadi tentu karena ada dukungan warga sendiri, juga dukungan Kadin, Sujoko, SSos, MSi. Kami mengamati, meski dengan segala keterbatasan, semangatnya tinggi sekali dari para warga Ngalandombo.

Saya berharapa, dengan naik tingkat sebagai Kampung KB Percontohan, ini akan menjadi semangat untuk setara dengan kampung-kampung KB yang lainnya di DIY. Dalam hal ini, BKKBN DIY menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul, Sujoko, SSos, MSi, atas dukungannya kepada program Banggakencana. Kami ucapkan selamat memasuki purna tugas, harapannya semoga tetap sehat, semangat, dan tetap berkarya, tetap maju, dan jangan lupa bahagia. Dengan purna tugasnya ini, semoga menjadi inspirasi bagi warga semua untuk tetap berkarya,” pungkas Novi.



Terharu

Menanggapi berbagai sambutan yang diberikan, Sujoko sangat mrasa bangga, terharu, dan trenyuh atas segala apresiasi yang diberikan, khususnya oleh warga Ngalangombo. Kepala DP3AKBPM dan D Gunungkidul tersebut mengatakan, bahwa dukungannya kepada Kampung KB Ngalangombo memang sudah sepatutnya diberikan, karena sebagai Kepala Dinas, Sujoko harus mensupport segala kegiatan untuk memajukan program Banggakencana khususnya. Namun demikian, kata Sujoko, “Apalah arti bantuan jika tanpa dibarengi dengan semangat dari warga. Kemajuan yang dicapai Kampung KB Ngalangombo sudah sangat luar biasa, dan ini semua saya tegaskan karena partisipasi warga Ngalangombo sendiri yang begitu tinggi dan antusias dalam mensukseskan program-program yang dicanangkan oleh Dinas. Tentu saja, masih banyak kekurangan di sana-sini, akan tetapi mudah-mudahan apa yang belum tercapai semoga bisa secepatnya tercapai. Ke depan, semoga Ngalangombo makin maju, semangat tetap terjaga, dan akan menjadi teladan bagi kampung KB yang lain di Gunungkidul,” kata Sujoko.

Sambutan terakhir, yakni sambutan pelepasan, disampaikan oleh Lurah Dadapayu, yang pertama-tama menghaturkan terimakasih kepada segenap yang hadir, yakni kader-kader dari Ngalangombo dan Nongkosingit, segenap pepunden dan sesepuh, baik di tingkat kapanewon, kabupaten, dan Provinsi DIY.

Puji syukur kepada Allah Swt atas segala nikmat dan karunia-Nya,” lanjut Lurah, yang selanjutnya langsung pada poin harapan bahwa Pak Sujoko tetap bisa berkiprah dan berkontribusi meski tidak secara kedinasan lagi.

Meski acara ini secara secara lahiriah tampak meriah, tetapi di belakang layar terasa nuansa kesedihan terkait purna tugas Pak Sujoko. Saya berterimakasih atas dukungan Pak Sujoko terhadap kampung KB Ngalangombo sehingga bisa maju seperti sekarang. Semoga ke depan Pak Sujoko selalu sehat, diberi rezeki yang barakah, walaupun tidak lagi dalam pemerintahan semoga tetap bisa mengabdi,” ujar Lurah.(*)

0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine