Selamat Purna Tugas, Pak Agus Riyanto

Koresponden: Sabrur Rohim, SAg, MSI (Girisubo)


Girisubo | Menandai berakhirnya masa jabatan Panewu Girisubo, Agus Riyanto, SIP, MM, per 31 Agustus 2020, diselenggarakan acara perpisahan atau pelepasan pada Senin (31/8) berlokasi di PPI Pantai Sadeng, Songbanyu, Girisubo. Acara berlangsung pagi hari dengan undangan terbatas dan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. 

Hadir dalam acara penuh khidmat tersebut segenap jajaran Forkompinca, lintas sektor kapanewon, lurah beserta istri, serta ASN dan THL di lingkungan Kapanewon Girisubo. Acara dimulai pagi hari sekitar jam 09.00 WIB dan berakhir menjelang zuhur. Dalam acara tersebut juga ada hiburan musik campursari, dan banyak di antara hadirin yang ikut berdendang di sela-sela dan akhir acara.

Dalam sambutannya, Panewu Anom, Arif Yahya, SSTP, mengucapkan terimakasih kepada segenap undangan yang telah meluangkan hadir dalam acara tersebut. Arif mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi untuk mensukseskan acara ini, baik dari kantor kanapewon, lintas sektor, ataupun para lurah se-Girisubo. Dikatakan oleh Arif, bahwa karena per 1 September Agus Riyanto, SIP, MM memasuki masa pensiun (purna tugas), maka hari ini, Senin (31/8) diadakan acara pelepasan. "Sampai hari ini belum ada SK tentang siapa yang ditunjuk oleh Bupati sebagai Pj atau Plt, maka hari ini memang tidak dalam bentuk pisah sambut, tetapi hanya pelepasan," kata Arif. 

Setelah acara di Sadeng ini selesai, kata Arif, akan dilanjutkan perjalanan bersama-sama beriringan ke rumah Panewu Agus Riyanto di Baleharjo, terutama diikuti oleh semua lurah Girisubo.   

Kesempatan sambutan berikutnya diberikan kepada Agus Riyanto. Dalam sambutannya, Agus pertama-tama mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah hadir dalam acara tersebut. Agus bercerita bahwa dia diangkat sebagai PNS tahun 1985, dan tidak terasa waktu berjalan sedemikian cepat, sudah bekerja selama 35 tahun. Agus yang didampingi oleh istri, Sriyatun (Ketua TP PKK Girisubo), menceritakan bahwa dari perkawinannya dianugerahi 3 anak dan 4 cucu. 

Agus menyampaikan bahwa di Kapanewon Girisubo sebenarnya dua kali bekerja, dan yang terakhir sebagai Panewu dengan masa kerja selama kurang lebih 2 (dua) tahun. "Dalam dua tahun ini, saya merasa belum bisa berbuat banyak untuk kemajuan Girisubo. Tetapi saya yakin, ke depan Girisubo akan lebih maju lagi, lebih sejahtera, berkat kerjasama bapak ibu semua dari segenap lini dan sektor, sesui harapan kita semua," kata Agus.

"Selama dua tahun mengabdi di Girisubo," lanjut Agus, "saya bersama istri saya, sebagai Ketua TP PKK Girisubo, tentu banyak khilaf dan kesalahan, baik yang kami sengaja ataupun tidak kami sengaja, baik tutur kata, tingkah laku, dan sebagainya. Oleh karena itu, dari hati yang terdalam kami memohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami mohon doa dan restu dari bapak ibu sekalian, semoga setelah kami memasuki masa purna tugas tetap diberi kesehatan dan panjang umur. Kepada bapak ibu lintas sektor ataupun pegawai yang masih mengabdi di lingkungan Kapanewon Girisubo, harapan saya semoga ke depan senantiasa diberi kelancaran dan kesuksesan dalam bekerja, sehingga benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik, agar terwujud masyarakat Girisubo yang sejahtera."

"Selanjutnya, meskipun per 1 September besok secara kedinasa kita tidak ada ikatan lagi, akan tetapi saya berharap agar silaturahmi dan komunikasi di antara kita tetap berjalan. Mangga kalau ada acara saya diberitahu, diundang, kalau bertemu di jalan saling menyapa, atau bisa juga main ke rumah saya di Balaiharjo, Wonosari," pungkas Agus.

Selanjutnya, sambutan perwakilan lurah se-Girisubo disampaikan oleh Lurah Jerukwudel, Saryana, SIP, MSi. Mewakili lurah se-Girisubo, Saryana pertama-tama pun menyampaikan apresiasi kepada segenap pihak yang telah berkontribusi untuk penyelenggaraan acara ini sehingga bisa berlangsung lancar dan sukses tanpa kendala. Dikatakan oleh Saryana, bahwa selama 2 tahun kepemimpinan Agus Riyanto, penyelenggaraan pemerintahan di Kapanewon Girisubo dalam pelayanan masyarakat berlangsung baik, tidak ada kendala atau permasalahan yang berarti, yang itu semua berkat kepemimpinan, kepiawian, dan keteladanan Agus Riyanto dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai panewu. Saryana berharap kesuksesan dan keteladanan Panewu dalam memimpin Girisubo bisa menjadi momentum bagi segenap masyarakat dan pejabat lintas sektor di Girisubo untuk mengambil teladan di dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk pengabdian kepada masyarakat. 

Saryana juga mengemukanan bahwa selama pergaulan dan pergumulan Panewu dengan lintas sektor di Girisubo, terutama dengan lurah-lurah yang beraneka macam karakternya, tentu banyak kekeliruan dan kekhilafan dalam bertutur kata ataupun tingkah laku. Maka Saryana berharap Agus Riyanto berkenan memberikan maaf. Meskipun, ujar Saryana, selama ini Agus Riyanto dikenal sangat bersabar, tidak pernah emosi (marah) ketika ada permasalahan, kendala, di dalam koordinasi atau komunikasi dengan para lurah yang tentu saja beraneka macam karakter ataupun persoalan yang dihadapi di tingkat kalurahan.

Seusai sambutan tanggapan oleh perwakilan lurah, acara dilanjutkan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Girisubo, Widada, SH. Setelah itu acara ditutup, yang kemudian diteruskan dengan foto bersama segenap undangan dengan Panewu Agus Riyanto dan makan siang, dengan diiringi hiburan campursari.(*)

0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine