Penyuluhan Lansia Tangguh di Posyandu Lansia Terpadu Ngandong, Patuk

Pada hari Rabu (09/11), Dusun Ngandong, Desa Patuk, Kecamatan Patuk melaksanakan kegiatan BKL (Bina Keluarga Lansia) terpadu dengan posyandu lansia. Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu penyemangat agar lansia bersemangat untuk mengikuti kegiatan. Perlu diketahui, bahwa dari masyarakat ada yang memberikan dukungan dan bantuan berupa telur ayam sebanyak 200 butir untuk pemberian makanan tambahan (PMT) bagi lansia di Dusun Ngandong Desa Patuk Kecamatan Patuk.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan BKL dengan materi, “Lansia Tangguh 7 Dimensi”, disampaikan oleh PKB Sri Wahyuningsih.

Disampaikan, bahwa lansia tangguh adalah seseorang atau kelompok lansia yang berusia 60 tahun ke atas yang bercirikan sehat, mandiri, aktif dan produktif. Cara mewujudkan lansia tangguh dapat dilaksanakan melalui promotif (promosi), preventif (pencegahan), kuratif (pengobatan), dan rehabilitatif (pemulihan). Adapun lansia tangguh 7 dimensi yaitu:

1. Dimensi Spiritual, yang cakupannya sbb:
- Menjelaskan tentang peran agama dalam kehidupan lansia
- Membimbing lansia memanfaatkan mental spiritual
- Pembinaan mental spiritual bagi keluarga dan masyarakat.

2. Dimensi Sosial, cakupannya:
- Ikut serta dalam kegiatan gotong royong untuk memupuk kebersamaan
- Kegiatan penyaluran hoby dan bakat
- Kegiatan bakti sosial maupun kerja bakti disekitar lingkungan
- Menjadi pendamping kegiatan sosial kemasyarakatan


3. Dimensi Emosional, cakupannya:
- Emosi positif (emosi yang menyenangkan) misalnya: bahagia rasa dihormati, dicintai, dilindungi
- Gembira misalnya: semangat, bangga, nyaman, rasa dimiliki dan dihargai
- Emosi negative (emosi yang tidak menyenangkan) misalnya: sedih, kecewa, tertekan, kesepian, marah, takut cemas, gelisah, gugup

4. Dimensi Fisik,  cakupannya sbb:
- Proses penuaan secara alamiah
- Beberapa penyakit krobik yang diderita lansia
- Perilaku hidup sehat untuk mencegah dan memperlambat timbulnya gejala-gejala penyakit
- Perawatan dini
- Memperlambat proses ketergantungan lansia pada bantuan pengasuhan orang lain.

5. Dimensi Intelektual,  mencakup:
- Kondisi intelektual lansia pada fungsinya menurun
- Intelektual pada lansia adalah kemampuan lansia dalam menerima, informasi pemahamannya, penyimpanan informasi
- Kemampuan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari

6. Dimensi Profesional Vokasional,  cakupannya sbb:
- Potensi lansia, mampu melakukan pekerjaan atau kegiatan barang/jasa
- Pengelompokan lansia berdasarkan kondisi yaitu kelompok mapan, berkualitas, fisik dan ekonomi
- Vokasional: mengembangkan kemampuan dalam hobi untuk membangun ekonomi kreatif dan kewirausahaan.

7. Dimensi Lingkungan,  mencakup:
- Lingkungan beraktivitas
- Lingkungan besdih dan sehat
- Lingkungan alam sekitar
- Lingkungan mental spiritual
- Lingkungan sosial budaya

Kegiatan Posyandu lansia dilanjutkan dengan pemberian materi tentang, “Perawatan Lansia dalam Kehidupan Sehari-hari”, yang dipandu oleh Riswanti sebagai kader BKL dan kader kesehatan. Menurutnya,  cara perawatan lansia tidak hanya sebatas pada perawatan kesehatan fisik, tetapi juga pada kesehatan prikologis dan sosiologis, kualitas hidup lansia (kepikunan) dan post syndrom adalah beberapa hal yang sering dialami kaum lansia yang bisa memperburuk kondisi lansia.(*) [Sri Wahyuningsih,  PKB Patuk] 
0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine