Zuhdi Astuti Kenalkan 13 Materi Pertemuan pada Kader BKB Cekel, Jetis

Kamis (10/10), Tim Perwakilan BKKBN DIY melakukan monitoring dan evaluasi BKB HI Mekarsari, Cekel, Jetis dalam rangka meningkatkan kualitas program KKBPK di bidang ketahanan keluarga melalui BKB (Bina Keluarga Balita). Acara dimulai dengan sambutan Patwara Wibawa, SE, MAP, selaku Koordinator PKB Kecamatan Saptosari. Beliau menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim BKKBN DIY dan berpesan kepada kader BKB Mekarsari untuk mengupayakan kemandirian dalam pelaksanaan kegiatan BKB HI. 

Pada kesempatan tersebut Tim Perwakilan BKKBN DIY yang diketuai oleh Zuhdi Astuti, SKM, sebelum menyampaikan materi, pertama-tama menyapa kader-kader BKB Mekarsari Cekel dengan penuh semangat dan penuh ajakan untuk selalu meningkatkan semangat melakukan kegiatan BKB. Beliau juga banyak memberikan ilmu kepada ibu-ibu kader BKB Mekarsari. Ibu Zuhdi, sapaan akrabnya, menjelaskan mengenai BKB KIT yang belum lama diperoleh dari DP3AKBPM Dan D Kabupaten Gunungkidul. Suhdi ikut bangga terhadap kelompok BKB Mekarsari karena tidak semua kelompok BKB dilain kabupaten medapatkan BKB KIT. Dalam BKB KIT tersebut banyak sekali stimulan permainan untuk meningkatkan kecerdasan otak balita. 

Di antaranya, kata Zuhdi, ada kantong wasiat yang sangat bermanfaat untuk ibu-ibu kader BKB. Sehingga kader tidak lagi bergantung pada PKB Kecamatan Saptosari dalam menjelaskan materi kepada anggota kelompok BKB. Dalam kantong wasiat tersebut terdapat materi yang sangat lengkap dari mulai pertemuan pertama hingga pertemuan ke tiga belas (13). 


Adapaun materi-materi pertemuan dalam kantong wasiat tersebut adalah:
1. Perencanaan hidup berkeluarga dan harapan orangtua terhadap masa depan anak;
2. Memahami konsep diri yang positif dan konsep pengasuh;
3. Peran orangtua dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan;
4. Menjaga anak usia dini;
5. Pemenuhan gizi anak usia dini;
6. Pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak usia dini;
7. Stimulan perkembangan gerakan kasar dan gerakan halus;
8. Stimulan (rangsangan) perkembangan komunikasi aktif, komunikasi pasif dan kecerdasan;
9. Stimulan (rangsangan) perkembangan kemampuan menolong diri sendiri dan tingkah laku sosial;
10. Pengenalan kesehatan reproduksi pada anak usia dini;
11. Perlindungan anak;
12. Menjaga anak dari pengaruh media;
13. Pembentukan karakter anak usia dini.

Zuhdi melanjutkan penjelasan mengenai tata cara pengisian KKA (Kartu Kembang Anak). Dalam KKA bagian kanan terdapat indikator perkembangan anak sesuai dengan usianya kemudian pada bagian kiri adalah PR orangtua ketika anak balitanya belum dapat melakukan suatu indikator yang seharusnya sudah dapat dilakukan oleh anak. Ibu-ibu kader BKB Mekarsari sangat antusias dengan banyak penjelasan yang diberikan oleh Ibu Zuhdi. Hal tersebut dapat dilihat melalui aktifnya para kader untuk bertanya dan mengajak berdiskusi mengenai cara meningkatkan minat para orangtua untuk mengikuti BKB dan cara menjaga kontinuitas anggota BKB untuk selalu melakukan pertemuan agar para orangtua memahami anak sesuai dengan usia anak, dapat meningkatkan kecerdasan otak anak, dan dapat memahami tumbuh kembang anak sehingga anak-anak Cekel menjadi generasi yang berkualitas dan membanggakan daerahnya. Para orangtua juga dapat menjadi orangtua hebat seperti yang diharapkan.


Sebelum acara ditutup, Zuhdi mengajarkan beberapa yel-yel untuk menyemangati para kader BKB Mekarsari di antaranya adalah Salam BKB kader mengatakan “Salam BKB!” peserta dan kader menjawab dengan “Orangtua hebat” (sambal gerakan mengacungkan ibu jari), “Balita cerdas” (sambal menunjuk ke kening dengan dua jari telunjuk), “Keluarga bahagia” (sambal membuat gerakan tangan membuat simbol hati (🖤). Kemudian salam KB kader mengatakan “Salam KB!” peserta dan kader menjawab dengan “Dua anak cukup!”. Dan yang terakhir adalah yel-yel Orangtua Hebat, caranya kader mengatakan: “Mau jadi orangtua hebat?” peserta dan kader menjawab dengan: “Ayo ke BKB!” (sambal gerakan kedua tangan gaya mengajak orang ikut serta).(*)


[Ahmad Harwanto, SSos/Ervina Budiati, PKB & Pramusaji Kec Saptosari]
0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine