Cegah Kasus Bunuh Diri, Kades Bleberan Ajak Kader Kunjungi Lansia Sebatang Kara

Meskipun tidak direncanakan sebelumnya, namun ada keterkaitan tema materi Rakor Kader Desa Bleberan bulan September 2019 dengan Rakor Kader pada bulan Agustus lalu. Rakor bulan lalu dengan tema upaya pendewasaan usia perkawinan (PUP), dan ini kembali disinggung oleh Penyuluh KB dalam sambutannya sebelum kegiatan lomba paduan suara antarkader dusun. Lomba paduan suara itu sendiri merupakan upaya memasyarakatkan lagu "Ayunda Si Menik" yang sejalan dengan Pendewasaan Usia Perkawinan dalam Program KKBPK. Lagu tersebut berisi ajakan kepada para remaja untuk menikah pada usia dewasa. Ayunda Si Menik adalah akronim dari ayu tunda usia menikah. 

Untuk Rakor Kader pada hari Selasa (24/9) dibahas tentang pencegahan stunting. Keterkaitan dimaksud sebagaimana disampaikan oleh Penyuluh KB Desa Bleberan, Slamet, mengawali penyampaian materinya hari itu. “Kalau pada pertemuan lalu Ayunda Si Menik kita nyanyikan, maka saat ini ayunda si menik makan sego ceting”, tutur Penyuluh KB. Yang dimaksud adalah salah satu bentuk bentuk inovasi Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang disebut dengan Ayunda Si Menik makan Sego Ceting. Ayo tunda usia menikah mengawali gerakan semangat gotong-royong cegah stunting.


Inovasi ini merupakan upaya berbagai pihak untuk menekan angka pernikahan dini karena pernikahan dini berpotensi menyebabkan stunting. Stunting, sambung Slamet, merupakan kondisi anak mengalami gangguan tumbuh kembang yang ditandai dengan tinggi badan yang tidak sesuai standar pertumbuhan. Salah satu penyebabnya adalah karena kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 hari awal kehidupan. Yang dimaksud 1000 hari awal kehidupan dimulai sejak dalam kandungan, yaitu selama 9 bulan atau sekitar 280 hari sampai usia 2 tahun atau sekitar 720 hari.

Terjadinya kekurangan gizi pada 1000 hari awal kehidupan dapat disebabkan karena salah pola asuh, tidak mengetahui pola makan yang baik, atau kekurang pedulian kepada ibu hamil dan balita. Disamping itu juga bisa disebabkan karena kondisi ekonomi yang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi. Stunting perlu dicegah dan diatasi karena akan berpengaruh pada otak atau kecerdasan anak. Oleh karena itu tugas dari kader adalah memberikan penyuluhan kepada warga masyarakat tentang gizi yang baik bagi ibu hamil dan balita.  Kegiatan penyuluhan dapat dilakukan dalam kegiatan posyandu sekaligus dalam kegiatan posyandu tersebut diberikan PMT bagi ibu hamil dan balita. Di samping itu penyuluhan juga perlu diberikan kepada para remaja dalam upaya mempersiapkan kehidupan berkeluarga.

Pendewasaan usia perkawinan menjadi salah satu upaya pencegahan stunting yaitu dengan menikah dan hamil pada usia yang sudah matang, diharapkan seorang perempuan akan melahirkan anak yang sehat. Sesuai anjuran BKKBN bahwa usia ideal menikah bagi seorang perempuan adalah setidak-tidaknya 21 tahun. Pada usia tersebut organ reproduksi seorang perempuan sudah mencapai kematangan. Sedangkan bagi seorang laki-laki usia ideal menikah adalah 25 tahun. Pada usia tersebut seorang laki-laki disamping sudah berpikiran dewasa juga diharapkan sudah memiliki penghasilan tetap sehingga nantinya dapat memenuhi kebutuhan gizi isterinya ketika hamil, maupun anaknya ketika lahir. Selain usia ideal bagi perempuan untuk melahirkan anak pertama, BKKBN juga memberikan rambu-rambu dalam mengatur kelahiran. Dalam merencanakan kelahiran hendaknya menghindari 4 T, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, dan terlalu banyak. Usia ideal melahirkan bagi seorang perempuan adalah 21-35 tahun. Jarak kelahiran yang ideal minimal 3 tahun. Untuk dapat menghindari 4 T tersebut PUS harus menggunakan alat kontrasepsi. 


Terkait dengan Program KKBPK, disampaikan bahwa pencapaian peserta KB baru untuk desa Bleberan sampai dengan bulan Agustus tercatat ada 33 peserta KB baru. Perinciannya 4 IUD, 5 implant, 23 suntik, dan 1 pil. Penyuluh KB juga menyampaikan bahwa dalam upaya meningkatkan pencapaian peserta KB baru di wilayah Kecamatan Playen, mulai bulan Mei 2019 RS Nur Rohmah yang ada di Desa Bandung sudah melayani KB. Saat ini RS Nur Rohmah melayani KB suntik, implant, IUD, dan MOW. Untuk suntik, implant, dan IUD dilayani pada hari Senin-Sabtu pukul 08.00 sampai 14.00 WIB pada poli KIA. Sedangkan untuk MOW dilayani pada hari Senin-Sabtu mulai pukul 14.00 WIB pada poli Kandungan.

Selesai memberikan materi, kemudian Penyuluh KB Desa Bleberan menyerahkan majalah Cahaya Keluarga edisi 19 kepada PPKBD Bleberan di hadapan peserta Rakor. Majalah Cahaya Keluarga edisi 19 banyak mengupas tentang peran kader dalam menanggulangi gangguan jiwa dan bunuh diri, sehingga agar dijadikan sebagai bahan materi untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan baik di tingkat desa, dusun, dan RT.

Sebelumnya dalam sesi sambutan, Kepala Desa Bleberan, Supraptono menyampaikan apresiasi kepada para kader yang telah membantu dalam penyelesain berbagai masalah kesehatan dan keluarga. Kepala Desa juga menyebutkan bahwa saat ini masalah stunting menjadi prioritas utama untuk mendapatkan perhatian. Pemerintah desa dan semua pihak wajib ikut terlibat, terlebih para kader. Diharapkan para kader menjadi ujung tombak penyelesaian masalah stunting karena yang paling mengerti kondisi di masyarakat. Masalah lain yang perlu mendapatkan perhatian adalah masalah gangguan jiwa dan bunuh diri. Mengutip dari majalah Cahaya Keluarga yang baru diterima dari Penyuluh KB, Supraptono menyampaikan tentang tingginya angka bunuh diri di Kabupaten Gunungkidul. Kepala desa berharap agar kejadian tersebut tidak terjadi di wilayah Desa Bleberan. Yang bisa dilakukan oleh para kader adalah peduli kepada warga sekitar terutama lansia yang hidup sendiri dan warga yang mengalami gangguan jiwa. Kader bisa mengunjungi dan menjadi teman curhat mereka. “Meskipun belum bisa memberikan solusi, tetapi paling tidak bisa mendengar keluhan mereka, sehingga akan meringankan masalah yang mereka hadapi”, pesan Supraptono.

Sebagai wujud nyata kepedulian Pemerintah Desa terhadap masalah stunting, pada kegiatan rakor tersebut mengundang narasumber dari Puskesmas Playen II untuk memberikan pembekalan tentang penimbangan balita. Pemerintah desa merasa perlu me-refresh pengetahuan kader tentang cara penimbangan balita secara benar. Sebelum praktik cara penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan dan lingkar lengan, Petugas gizi Puskesmas Playen II, Sumikem, memberikan beberapa penjelasan. Sumikem menyatakan bahwa pengukuran berat badan dan tinggi badan sangat penting untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak. Apabila tinggi badan dan berat badan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan maka ada kemungkinan anak tersebut mengalami stunting. Kondisi stunting yaitu tinggi badan tidak sesuai dengan berat badannya dan usianya. Untuk mencegah terjadinya stunting perlu dilakukan perbaikan gizi, pemberian ASI ekslusif, pemberian makanan tambahan sesuai umur, penambahan protein hewani dan buah-buahan, serta menerapkan PHBS.

Setelah penjelasan dirasa cukup dilanjutkan dengan praktik cara penimbangan berat badan serta pengukuran tinggi badan dan lingkar lengan. Masing-masing dusun diwakili 2 orang kader untuk memperagakan cara penimbangan dan pengukuran, sementara yang lain memperhatikan. Terlebih dulu sebagian kader mempersiapkan peralatan-peralatan yang diperlukan. Kemudian praktik dimulai dari penimbangan berat badan, kemudian pengukuran tinggi badan, dan terakhir pengukuran lingkar lengan dipandu oleh narasumber. Para kader tampak dengan serius mengikuti langkah demi langkah yang dilakukan untuk melakukan penimbangan dan pengukuran secara benar.

Pada bagian akhir, Surati selaku pengurus Forum IMP Desa Bleberan sangat berharap agar para kader dapat mempraktikkan pengetahuan yang didapat dalam pelatihan ini di posyandu masing-masing. Para kader juga agar melaksanakan tugasnya dengan baik dalam membantu pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan, sehingga mendukung moto Desa Bleberan sebagai Desa Wisata Sehat.(*) [Slamet, PKB Desa Bleberan, Playen]
0 Viewers

Post a comment

1 Comments

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    ReplyDelete
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)

The Magazine