BKL Kampung KB Wareng: "Penting! Pembinaan Mental Spiritual Bagi Lansia"

Kamis (26/9), Kampung KB mengadakan Pertemuan BKL di Balai Dusun Wareng Kepek yang dihadiri oleh kader BKL, anggota BKL Kampung KB dan PKB Kecamatan Saptosari. Acara diawali dengan pengukuran berat badan lansia, kemudian mengukur tensi lansia tak lupa juga para lansia diajak untuk  senam lansia bersama. Pada kesempatan ini Ahmad Harwanto, SSos, selaku pembina wilayah mengajak sharing bersama lansia untuk bisa mengeluarkan unek-unek yang selama ini dialami oleh lansia. Para lansia ada yang mengeluhkan kesehatannya sudah menurun dan banyak juga yang mengeluhkan lansia sudah tidak mampu untuk melakukan kegiatan yang bisa dilakukan saat muda dahulu. Bapak harwanto sapaan akrabnya kemudian memberikan materi penyuluhan kepada para lansia mengenai, "Pembinaan Mental Spiritual Bagi Lansia".



Setiap orang yang memasuki usia lanjut dan pensiun dari jabatan/ pekerjaan banyak yang mengalami gangguan mental psikologis dan spiritual dalam hidupnya. Hal itu wajar terjadi terutama bagi orang yang kurang siap menghadapi perubahan hidup dan kehidupan.

Tanda-tanda kecemasan lansia meliputi :
1.    Kecemasan dan ketakutan
2.    Mudah tersinggung dan cenderung emosional
3.    Banyak bercerita, berkata-kata dan kurang mau mendengar.

Untuk mengatasi gejolak perubahan tersebut, maka pembinaan mental spiritual bagi setiap insan terutama lansia berperan sangat penting. Pembinaan mental spiritual yang bersumber dari ajaran agama yang diyakini kebenarannya oleh pengikut dan penganutnya tetapi tidak boleh menjelek-jelekkan agama orang lain. Peran agama lebih banyak mengisi kecerdasan akal (rasio) dan keyakinan hati (heart) terhadap perbuatan baik dan jahat bagi hidup manusia sekarang atau setelah meninggal. Begitu pentingnya peran agama sebagaimana dikatakan oleh filosuf terkenal sebagai berikut "Ilmu tanpa agama adalah buta dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh".

Anjuran nasehat untuk lansia meliputi :


1) Perbanyak amal ibadah
2) Introspeksi diri
3) Perbanyak membaca dan menulis
4) Perbanyak dan latih berfikir positif
5) Perbanyak nasehat yang baik sesuai pengetahuan dan pengalaman
6) Perbanyak silaturahmi
7) Hidup dengan damai
8) Kerjakan pekerjaan untuk mengisi waktu
9) Rencanakan hidup yang selaras, serasi dan seimbang.

Acara kemudian ditutup dengan diskusi bersama.(*) [Ahmad Harwanto, SSos dan Ervina Budiati, PKB dan Pramusaji Kecamatan Saptosari]
0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine