Kader KB Desa Giring Raih Juara Pertama Lomba KIE Kreatif Kecamatan Paliyan


"Dari hasil pemeriksaan caten di Puskesmas Paliyan pada semester pertama tahun 2019, 48 % diantaranya terjadi KTD (kehamilan tidak diinginkan)," tutur dr  Markhum Musthafa, dokter di UPT Puskesmas Paliyan. Risiko kehamilan pada remaja, rentan bagi diri remaja dan kandungannya. Sistem reproduksi pada remaja masih sangat labil untuk mengalami kehamilan, masih sangat rentan organ reproduksinya. Disamping itu, secara psikis remaja belum siap menerima kehamilan yang dialaminya.



Merespon hal tersebut, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Paliyan menyelenggarakan KIE kreatif untuk lebih memasyarakatkan program Keluarga Berencana dan gerakan tunda usia menikah dini yang lebih dikenal dengan “Ayunda Si Menik” di wilyah Kecamatan Paliyan. Acara dilasanakan pada pada hari Rabu, tanggal 7 Agustus 2019 di Pendopo Aula Kecamatan Paliyan memanfaatkan momentum Hari Keluarga Nasional XXVI dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 74. Melibatkan kader KB dan Kesehatan dari perwakilan masing-masing desa di Kecamatan Paliyan, acara KIE kreatif dikonsep dalam bentuk lomba paduan suara dengan lagu wajib Mars KB dan Ayunda si Menik (ayo tunda usia menikah).

Hadir dalam acara tersebut, Camat Paliyan beserta anggota Forkompincam, Ketua DPPD IPeKB DIY, DPC IPeKB Gunungkidul, dan ketua PKK dari masing-masing desa. Dalam sambutannya, Camat Paliyan, Drs Yulihadi Handoyo mengapresiasi acara KIE kreatif lomba paduan suara kader KB Kesehatan. "Dengan acara seperti lomba paduan suara antar kader, mudah-mudahan bisa memotifasi kader dalam ketugasannya dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program KB." jelasnya.
Hasil perlombaan dari KIE kreatif lomba paduan suara Kader KB Kesehatan, grup paduan suara Kader Desa Giring keluar sebagai juara pertama, disusul kemudian grup paduan suara Kader Desa Pampang sebagai juara kedua, dan juara ketiga diraih oleh grup paduan suara Kader Desa Karangasem. Ketua DPD IPeKB DIY, Ir Sihana Yuliarta yang berkesempatan hadir, menyampaiakan apresiasinya. " KIE tidak harus berbentuk penyuluhan, butuh inovasi dan kratifitas agar pesan KIE bisa tersampaikan dan efektif pada masyarakat, dan teman-teman di BPKB Paliyan telah memulainya, dengan mengadakan lomba paduan suara antar kader," jelasnya di sela acara. [Purwadi SHI, Penyuluh KB Paliyan]

0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine