Rabu (16/8) pagi, alhamdulillah, BPKB Wonosari berhasil
memberangkatkan 5 akseptor MOP ke RS DKT Yogyakarta. Kelimanya datang ke RS DKT
dengan diantarkan oleh PKB Wonosari, dan semuanya berhasil menjalankan operasi.
Para calon akseptor setelah menjalani tindakan operasi MOP
Para peserta berusia antara 35 sampai 40 tahun, warga dari
pelbagai desa di Kecamatan Wonosari. Mereka adalah: Heri Dwijayanto, suami dari Yuni Astuti,
alamat Jeruk Kepek, jumlah anak 2 (laki-laki 1, perempuan 1); Suwasdiyono,
suami dari Darsini, alamat Karangasem, Mulo, jumlah anak 3 (laki-laki 2, perempuan
1); Markaban, suami dari Hesti Purwandari, alamat Ngaliyan, Pulutan, jumlah
anak 2 (laki-laki 1, perempuan 1); Suwasdiyono, suami dari Ruwanti, alamat Jeruk,
Kepek, jumlah anak 3 (laki-laki 1 perempuan 2); Ketut Sarwono, suami dari Dwi Usmiyati,
alamat Gatak, Gari, jumlah anak 2 (perempuan semua).
Sebelum mengikuti program ini, semua calon akseptor telah diberi
konseling oleh PKB, dan semuanya setuju dan begitu pula istri mereka
masing-masing. “Mereka semua juga sudah sepakat dan mantap tidak ingin punya
anak lagi,” kata Dra Umi Wasriyati, MM, koordinator PKB Wonosari.
Salah seorang akseptor, Suwasdiyono (40 tahun), mengatakan, “Ini
sebagai bentuk kepedulian saya untuk melindungi istri saya. Sebab, istri saya
tidak bisa ikut KB suntik atau pil. Ya sudah, saya saja yang ikut KB.”
Sementara itu, Markaban (38) mengatakan alasannya ikut
program KB MOP, “Istri saya masih subur, tapi kami sepakat tak mau punya anak
lagi. Dengan ikut KB MOP ini, semoga hubungan kami makin mesra dan harmonis.”
(*) [Umi Wasriyati, Wonosari]
0 Comments