Dongkrak KB MKJP, BPKB Paliyan Adakan Baksos IUD Implan

Kontributor: Tri Nurhidayati, SSos (Paliyan)

Dalam rangka meningkatkan capaian PA dan PB kesertaan KB MKJP, Balai Penyuluh KB Kapanewon Paliyan menyelenggarakan Baksos pelayanan IUD dan implan gratis bagi warga yang ber-KTP Paliyan. Bekerja sama dengan fakses UPT Puskesmas Paliyan, BP Amanah Husada, dan BP Kinasih Pampang, kegiatan baksos digelar selama bulan November 2020. Kegiatan baksos MKJP ini terselenggara setelah adanya komitmen bersama dengan kader PPKB dan Sub-PPKBD untuk pengalihan kegiatan BOKB, yang sedianya untuk kegiatan penyuluhan KB menjadi kegiatan bakti sosial pelayanan KB MKJP.


Tri Nurhidayati, SSos, selaku Koordiator Penyuluh KB Kapanewon Paliyan menyampaikan bahwa kegiatan baksos MKJP ini bertujuan untuk meningkatkan kesertaan KB aktif dan baru. Dan alhamdulillah, selama bulan November 2020 diselenggarakannya baksos, dari 3 (tiga) faskes yang ikut melayani KB terjadi peningkatan yang siginifikan. Setidaknya ada 26 akseptor IUD baru dan 27 akseptor implant baru dari total pelayanan bakti sosial. Total KB MKJP baru sampai bulan November 2020 ada 217, yang terdiri dari 123 IUD dan 94 implan.

Dalam kegiatan sosialisasi baksos, Tri menyampaikan bahwa kegiatan baksos KB MKJP ini juga dalam rangka untuk membantu masyarakat yang tidak punya kartu BPJS. “Bantuan ini, meski kecil, tetapi ini bagian dari perhatian kami kepada calon akseptor untuk tetap bisa memberi pelayanan KB kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya.

Bagi pasangan suami isteri atau pasangan usia subur, kalau bisa dijaga jangan hamil dulu selama masa pandemi virus corona, karena kalau hamil kondisi fisik ibu menjadi lemah dan mudah tertular virus Corona. Kalau ibu hamil positif corona akan membawa risiko bagi janin atau anak bisa cacat fisik maupun otak dan akan berpotensi menimbulkan kematian bagi ibu dan anak,” tegas Tri.

Dari evaluasi yang dilaksanakan pada kegiatan staff meeting Penyuluh KB di kantor Balai Penyuluhan KB Paliyan, bisa dilihat bahwa kebanyakan peserta baksos KB MKJP lebih memilih pada faskes swasta, yakni di BP Amanah Husada dan BP Kinasih Pampang. Tri Nurhidayati selaku Koordinator program KB Puskesmas Paliyan mengatakan bahwa banyaknya warga yang takut ke Puskesmas Paliyan mungkin karena khawatir dengan adanya corona, karena Puskesmas menjadi pusat layanan covid-19 di wilayah Kapanewon Paliyan.(*)

0 Viewers

Post a comment

0 Comments

The Magazine